Depresi merupakan kondisi kesehatan mental yang serius dan dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari seseorang. Ada banyak orang yang mengalami depresi, bahkan mungkin kamu sering menemui orang depresi di sekitarmu. Mengatasi depresi bukanlah hal mudah, juga bukan penanganan singkat.
Gejala depresi beragam. Satu penderita depresi dengan lainnya dapat berbeda. Beberapa gejala yang sering ditemui antara lain merasa sedih secara terus-menerus, sering menyalahkan diri sendiri, kerap merasa rendah diri atau tidak berharga, dan lainnya.
Depresi dapat membawa dampak buruk, terutama berpengaruh pada kesehatan mental. Oleh sebab itu, penanganan lebih cepat lebih baik. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada solusi instan untuk mengatasinya. Berikut adalah cara mengatasi depresi untuk memulihkan kesejahteraan mental.

1. Melakukan Hal-Hal Yang Menyenangkan
Saat melakukan hal-hal menyenangkan, kita pastinya merasa rileks dan bahagia. Hal tersebut dapat mengurangi depresi. Misalnya lakukan hobi yang sebelumnya kamu sukai, seperti mendengarkan musik, hangout bersama teman-teman, mendaki gunung, dan lainnya.
Meski depresi tidak langsung hilang, namun lama kelamaan kamu akan merasa lebih optimis dan berenergi saat melakukan hal-hal yang menyenangkan. Cobalah!
2. Aktif Bergerak untuk Mengatasi Depresi
Saat depresi, biasanya untuk bangun dari tempat tidur saja akan terasa enggan atau sulit. Apalagi berolahraga. Meski demikian, olahraga adalah cara mengatasi depresi paling efektif. Berdasarkan beberapa penelitian, olahraga secara teratur sama efektifnya dengan obat untuk meredakan gejala depresi.
Beberapa olahraga yang dapat mengurangi depresi, antara lain berjalan, yoga, tenis, berenang, dan lari. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, kamu dapat berolahraga minimal 30 menit per hari. Ini tidak harus dilakukan sekaligus, kamu dapat melakukannya secara bertahap. Misalnya, jalan kaki mulai 10 menit, lalu besoknya 20 menit, dan seterusnya.
Baca Juga
3. Konsumsi Makanan Sehat
Makanan dapat memberikan pengaruh terhadap perasaan. Jadi kurangi asupan makanan yang bisa memberikan dampak buruk bagi otak dan suasana hati. Misalnya, kafein, alkohol, makanan berlemak, dan makanan yang mengandung pengawet kimia.
Sebaliknya, kamu harus meningkatkan mood bagus dengan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Nutrisi ini berperan penting dalam menstabilkan mood. Sumber terbaik dari asam lemak omega-3 adalah salmon, tuna, suplemen minyak ikan.
Selain itu, kamu perlu memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin B. Sebab, kekurangan vitamin B seperti asam folat dan B-12, dapat memicu depresi. Selain konsumsi suplemen vitamin B kompleks, kamu bisa mendapatkan nutrisi itu dari makan buah jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan, ayam, dan telur.
4. Mendapatkan Paparan Sinar Matahari
Sinar matahari tidak selalu membawa dampak negatif. Adakalanya sinar matahari memberikan dampak positif. Salah satunya untuk meningkatkan kadar serotonin dan memperbaiki suasana hati.
Oleh sebab itu, kamu sebaiknya berjemur setidaknya selama 15 menit per hari pada pagi hari. Jangan lupa untuk menggunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV.
5. Berkomunikasi Dengan Orang Lain
Sangat penting untuk mencari dukungan dari orang-orang terdekat, sahabat, maupun keluarga. Berkomunikasi dengan orang lain dipercaya dapat memberikan rasa lega dan mengurangi perasaan kesepian yang sering menyertai depresi.
Berbagi keluh kesah dengan orang terdekat dapat memberikan perasaan tenang. Kondisi ini mampu mencegah maupun mengurangi depresi agar tidak terlalu parah.
Apabila 5 langkah pencegahan di atas sudah dilakukan namun tak kunjung berhasil, kamu dapat mempertimbangkan untuk mencari dukungan profesional dari psikolog atau terapis yang terlatih dalam mengatasi depresi.
Dan kamu juga bisa terlibat dalam penanganan depresi dengan menjadi psikolog profesional. Mulai langkahmu menjadi psikolog dengan kuliah psikologi diĀ IIK Bhakta. Daftar sekarang juga!