Fakta Hematologi dan Apa Saja Yang Dipelajari

Fakta Hematologi dan Apa Saja Yang Dipelajari Fakta Hematologi dan Apa Saja Yang Dipelajari

Darah memiliki peran penting pada tubuh. Kalau muncul gangguan pada darah, itu dapat mempengaruhi kesehatan secara total. Gangguan pada darah ini akan dipelajari dalam fakta hematologi. Apa itu hematologi? Hematologi berasal dari kata haima yang berarti darah, merupakan salah satu studi kesehatan yang khusus mempelajari tentang darah beserta gangguannya. 

“Bahasan meliputi organ pembentuk sel darah, jenis sel-sel darah, gangguan, dan penyakit kelainan sel darah serta pemeriksaan laboratorium medis penunjang diagnosis kelainan sel-sel darah,” jelas Kaprodi D4 Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Frieti Vega Nela S.ST., M.Imun. Fakta hematologi ini menjadi salah satu ilmu yang dipelajari dalam kuliah Prodi TLM.

Perempuan yang akrab disapa Nela itu menerangkan banyak manfaat yang diperoleh dalam mempelajari hematologi, antara lain berikut ini.

  • Mengetahui jenis sel darah serta peran dan fungsinya bagi tubuh kita.
  • Mengetahui jenis dan penyebab kelainan sel-sel darah.
  • Mengetahui cara bagaimana pemeriksaan atau tes laboratorium untuk mengetahui kelainan sel darah.

Dalam dunia medis, tes hematologi merupakan pemeriksaan darah lengkap yang meliputi sel darah putih, dan sel darah merah. Pemeriksaan ini biasanya masuk dalam tes kesehatan. Selain itu, fakta hematologi juga digunakan dokter dalam mendiagnosis masalah kesehatan tertentu. 

Fakta Hematologi: Pemeriksaan Itu Penting

Ya, penting karena pada dasarnya pemeriksaan hematologi itu memiliki banyak manfaat. Mulai dari memeriksa kondisi kesehatan secara umum, menelisik infeksi, hingga berperan membantu dokter dalam mendiagnosis berbagai macam penyakit. 

Selain itu, pemeriksaan hematologi juga digunakan sebagai prosedur donor dan transfusi darah. Berikut adalah peran penting tes hematologi untuk kesehatan. 

  • Mengevaluasi kesehatan secara keseluruhan. Kemungkinan adanya penyakit dapat dideteksi dari peningkatan atau penurunan kadar sel darah pada hasil tes. 
  • Memantau perkembangan kesehatan pasien yang sudah terdiagnosa mengalami penyakit yang mempengaruhi kadar sel darah.
  • Mendiagnosis penyebab gangguan kesehatan, terutama pasien yang mengalami gejala tertentu seperti demam, lemas, bengkak, dan pendarahan.
  • Memantau kondisi pasien sebelum dan setelah menjalani tindakan medis tertentu, misalnya operasi.

Pentingnya tes hematologi ini menjadi salah satu topik dalam mata kuliah hematologi. Pada Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medis, kata Nela, mahasiswa mendapatkan mata kuliah hematologi mulai semester 3 (Hematologi I), semester 4 (Hematologi II), hingga semester 5 (Hematologi III). 

Baca Juga

Kapan Harus Dilakukan Pemeriksaan?

Ketika pasien terindikasi memiliki kelainan pada darah, maka disarankan untuk melakukan tes hematologi. Dengan tes hematologi, diharapkan dapat memperoleh perawatan terbaik dengan diagnosa akurat dan paling tepat. 

Tes hematologi dilakukan jika pasien didiagnosa mengidap beberapa penyakit, berikut ini.

  • Anemia, yaitu sel darah merah rendah
  • Trombosis vena dalam, yaitu penggumpalan darah pada satu atau lebih pembuluh vena dalam.
  • Leukemia, limfoma, atau multiple myeloma (kanker di sumsum tulang, kelenjar getah bening, atau sel darah putih)
  • Hemofilia, yaitu kelainan pembekuan darah genetik
  • Penyakit sel sabit, yaitu adanya sel darah merah yang rusak
  • Sepsis, yaitu respon mematikan dari sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau cedera.

Apa Saja Jenis Pemeriksaan Hematologi?

Ada banyak jenis pemeriksaan hematologi yang dapat dilakukan, di antaranya sebagai berikut.

  • Elektroforesis hemoglobin, yaitu tes darah yang digunakan untuk mengonfirmasi penyakit sel sabit atau kelainan bawaan lain yang memberikan pengaruh terhadap sel darah merah.
  • Positron Emission Tomography (PET), yaitu tes yang menggunakan pelacak radioaktif untuk menemukan area kanker dalam tubuh.
  • Aspirasi sumsum tulang, yaitu ekstraksi bagian cair dari sumsum tulang untuk mendiagnosis leukemia atau limfoma. 
  • Human Leukocyte Antigen (HLA), yaitu tes darah yang digunakan untuk menentukan apakah donor sumsum tulang cocok untuk pasien.

Mau tahu lebih lanjut tentang hematologi? Kalian dapat mempelajari detail tentang ilmu hematologi saat kuliah D4 TLM. Ayo kuliah di IIK Bhakta saja! Daftar sekarang juga!

Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.

Link: