Investasi Kesehatan Dengan Penuhi 4 Pilar Gizi Seimbang

Investasi Kesehatan Dengan Penuhi 4 Pilar Gizi Seimbang Investasi Kesehatan Dengan Penuhi 4 Pilar Gizi Seimbang

Istilah gizi seimbang muncul sejak tahun 2014. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan meluncurkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS) sebagai panduan hidup sehat. Lantas apa itu gizi seimbang? Gizi seimbang adalah susunan asupan sehari-hari yang jenis dan jumlah zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Dalam prinsipnya, gizi seimbang terdiri dari 4 pilar gizi, yang merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang keluar dan zat gizi yang masuk dengan mengontrol berat badan secara teratur.

Empat pilar gizi ini penting untuk diperhatikan agar kesehatan lebih terjaga. Berikut adalah 4 pilar gizi seimbang, antara lain.

1. Mengonsumsi Makanan Beragam

Tak ada satu jenis makanan yang memiliki kandungan gizi lengkap, kecuali ASI untuk bayi 0-6 bulan. Oleh sebab itu, kita dianjurkan untuk mengonsumsi beraneka ragam makanan sehingga kebutuhan gizi lengkap dapat terpenuhi. Aneka ragam yang dimaksud disini tidak hanya menyangkut keanekaragaman jenis pangan, namun juga termasuk proporsi makanan seimbang, dalam jumlah cukup, tidak berlebihan, dan dilakukan secara teratur.

Sebagai contoh, sumber karbohidrat menjadi sumber utama kalori, namun rendah vitamin dan mineral. Sedangkan, sayuran dan buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat, tapi rendah kalori dan protein.

4-pilar-gizi.jpeg

Jadi kita harus mengonsumsi beraneka ragam makanan untuk dapat melengkapi sumber gizi yang dibutuhkan. Berikut adalah rekomendasi menu makanan beraneka ragam oleh Kementerian Kesehatan.

  • Karbohidrat (nasi, mie, umbi-umbian, tepung-tepungan): 3-4 porsi sehari
  • Protein (ikan, daging ayam, daging sapi, telur, tahu, tampe, dan kacang-kacangan: 2-4 porsi sehari 
  • Vitamin dan mineral (sayuran dan buah-buahan yang beraneka ragam warna): 2-3 porsi buah per hari dan 3-4 porsi sayur per hari.

Sumber karbohidrat dan protein, dapat dipilih salah satu. Sedangkan untuk sumber vitamin, sayuran dan buah-buahan harus dikonsumsi keduanya karena kandungan vitamin dan mineral yang berbeda dan sama-sama penting bagi tubuh. Selain itu, batasi konsumsi gula, garam, dan minyak.

Baca Juga

2. Menerapkan Pola Hidup Aktif Dan Berolahraga

Pola hidup aktif dapat dilakukan dengan aktivitas fisik, yaitu segala macam kegiatan tubuh, termasuk olahraga. Aktivitas fisik merupakan upaya tubuh dalam menyeimbangkan keluar dan masuknya zat gizi, terutama sumber energi utama dalam tubuh.

Untuk meningkatkan aktivitas fisik, kalian dapat menambahkan olahraga setidaknya 3 kali seminggu dengan durasi 30 menit per sesi. Agar keseimbangan zat gizi dalam tubuh dapat terpelihara.

3. Menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

Sehat adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental, spiritual, maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, kita dapat terhindari dari penyakit infeksi. Bahkan 45% penyakit diare biasa dicegah dengan mencuci tangan. Waktu untuk mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, antara lain.

  • Sebelum dan sesudah memegang makanan
  • Sesudah buang air kecil dan buang air besar
  • Sesudah memegang binatang
  • Sesudah berkebun
  • Sesudah bermain

4. Menjaga Berat Badan Ideal

Salah satu indikator yang menunjukkan keseimbangan gizi di dalam tubuh adalah memiliki berat badan yang normal dalam Indeks Masa Tubuh (IMT). Apakah berat badan kalian sudah ideal? Kalian dapat memantaunya dengan mengukurnya sesuai dengan pedoman yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Konsep 4 pilar gizi ini akan kalian pelajari lebih detail dalam kuliah S1 Gizi. Tentu saja, kampusnya hanya di IIK Bhakta. Ayo daftar sekarang juga!

Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.

Link: