{"id":2798,"date":"2024-12-05T03:25:26","date_gmt":"2024-12-05T03:25:26","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=2798"},"modified":"2024-12-05T04:07:37","modified_gmt":"2024-12-05T04:07:37","slug":"diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/","title":{"rendered":"Diagnostik Medis &#8211; Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia medis, terdapat dua istilah penting yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meskipun kedua istilah ini berkaitan erat, mereka memiliki makna dan fungsi yang berbeda dalam proses perawatan kesehatan. Untuk memahami perbedaan ini, penting mengenal kedua istilah ini lebih detail, terutama berkaitan dengan peran masing-masing dalam penentuan penyakit dan rencana perawatan bagi pasien.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Diagnostik Medis?<\/h2>\n\n\n\n<p>Diagnostik medis merujuk pada keseluruhan proses yang dilakukan untuk mengidentifikasi penyakit atau kondisi kesehatan seseorang. Proses ini melibatkan berbagai langkah dan metode yang digunakan oleh dokter dan tenaga medis untuk mengumpulkan informasi yang relevan mengenai kondisi pasien. Secara sederhana, diagnostik medis adalah alat atau serangkaian alat yang digunakan untuk mengidentifikasi apa yang salah dalam tubuh seseorang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah-langkah dalam diagnostik medis meliputi wawancara medis, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, tes pencitraan, dan tes fungsional. Seluruh langkah ini berfungsi untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data mengenai kondisi pasien. Setiap metode diagnostik digunakan untuk mengeksplorasi kemungkinan penyebab gejala yang dialami pasien.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa contoh umum dari alat diagnostik medis, antara lain.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><strong>Tes Laboratorium<\/strong>: Seperti tes darah, tes urin, atau biopsi, yang bertujuan untuk menemukan perubahan dalam sistem biologis pasien.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tes Pencitraan<\/strong>: Seperti X-Ray, MRI, atau CT Scan, yang memungkinkan dokter melihat struktur tubuh bagian dalam untuk mendeteksi kelainan fisik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tes Fungsional<\/strong>: Misalnya, elektrokardiogram (EKG) untuk menilai aktivitas jantung atau spirometri untuk mengevaluasi fungsi paru-paru.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tujuan dari diagnostik medis adalah menyediakan informasi yang cukup bagi dokter agar mereka dapat membuat keputusan mengenai langkah perawatan yang tepat. Setiap tahapan diagnostik berkontribusi untuk mempersulit kemungkinan penyebab penyakit, sehingga dokter dapat membuat diagnosis yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Diagnosis?<\/h2>\n\n\n\n<p>Adalah hasil akhir atau kesimpulan dari proses diagnostik medis. Setelah semua informasi yang relevan dikumpulkan melalui berbagai metode diagnostik, dokter akan menggunakan data tersebut untuk menarik kesimpulan mengenai kondisi kesehatan pasien. Diagnosis menggambarkan penyakit, gangguan, atau kondisi spesifik yang menyebabkan gejala yang dialami pasien.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, jika seorang pasien mengalami batuk kronis, dokter mungkin melakukan serangkaian tes diagnostik, seperti rontgen dada dan tes darah. Setelah semua hasil tes dianalisis, dokter mungkin membuat diagnosis asma atau infeksi paru-paru. Diagnosis inilah yang nantinya menjadi acuan untuk merancang rencana perawatan yang tepat bagi pasien, baik itu dengan obat-obatan, terapi, atau tindakan medis lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/03\/cara-jadi-ners-panduan-lengkap-dan-kualifikasi-pendidikan\/\">Cara Jadi Ners: Panduan Lengkap dan Kualifikasi Pendidikan<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/02\/npd-adalah-ini-jenis-dan-gejala-gangguannya\/\">NPD Adalah? Ini Jenis dan Gejala Gangguannya!<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Utama Diagnostik Medis dan Diagnosis<\/h2>\n\n\n\n<p>Terletak pada fungsi dan waktu penggunaannya dalam perawatan pasien. Diagnostik medis adalah proses yang melibatkan penggunaan alat dan teknik untuk mengumpulkan data terkait kondisi kesehatan seseorang. Ini adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengidentifikasi penyakit kesehatan. Sebaliknya, diagnosis adalah hasil atau kesimpulan yang diambil dari proses diagnostik tersebut. Diagnosis merujuk pada penyakit atau kondisi spesifik yang dialami oleh pasien, yang menjadi dasar bagi langkah perawatan selanjutnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451.jpg\" alt=\"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis\" class=\"wp-image-2801\" width=\"-290\" height=\"-193\" srcset=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451.jpg 1024w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451-300x200.jpg 300w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451-768x512.jpg 768w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451-820x545.jpg 820w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/1733368860451-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pentingnya Kedua Konsep dalam Perawatan Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<p>Antara diagnostik medis dan diagnosis, keduanya sangat penting dalam perawatan kesehatan. Tanpa proses diagnostik yang tepat, diagnosis yang akurat sulit dicapai. Dan tanpa diagnosis yang jelas, perawatan yang diberikan mungkin tidak tepat sasaran. Oleh sebab itu, baik diagnostik medis maupun diagnosis memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan bahwa pasien menerima perawatan yang sesuai dengan kondisi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam era modern yang terus berkembang, kemajuan teknologi diagnostik juga semakin meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam mendeteksi penyakit secara lebih dini dan akurat. Dengan demikian, diagnosis dapat dibuat lebih cepat dan perawatan dapat dimulai lebih awal, yang pada akhirnya meningkatkan hasil kesehatan pasien.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Secara keseluruhan, diagnostik medis dan diagnosis adalah dua konsep yang saling berkaitan namun berbeda dalam dunia kesehatan. Kamu pun dapat menjadi ahli di bidang keduanya dengan mulai kuliah <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=d4_teknologi_laboratorium_medis_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d4tlm\">Prodi Teknologi Laboratorium Medis<\/a> di IIK Bhakta. Tersedia jenjang <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=d3_teknologi_laboratorium_medis_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3tlm\">D3<\/a> dan <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=d4_teknologi_laboratorium_medis_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d4tlm\">D4<\/a>, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhanmu. Ayo <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\">daftar sekarang<\/a> juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia medis, terdapat dua istilah penting yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meskipun kedua istilah ini berkaitan erat, mereka memiliki makna dan fungsi yang berbeda dalam proses perawatan kesehatan. Untuk memahami perbedaan ini, penting mengenal kedua istilah ini lebih detail, terutama berkaitan dengan peran masing-masing dalam penentuan penyakit dan rencana perawatan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2799,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[502,505,518,504,513,637,509,503,517,516,514,519,512,515,510,508,507,506,511],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-12-05T03:25:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-12-05T04:07:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/diagnostik-medis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1365\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/\",\"name\":\"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2024-12-05T03:25:26+00:00\",\"dateModified\":\"2024-12-05T04:07:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\"},\"description\":\"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Diagnostik Medis &#8211; Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\",\"name\":\"IIK BLOG USER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IIK BLOG USER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\"],\"url\":\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","og_description":"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2024-12-05T03:25:26+00:00","article_modified_time":"2024-12-05T04:07:37+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1365,"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/diagnostik-medis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"IIK BLOG USER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"IIK BLOG USER","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/","name":"Diagnostik Medis - Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2024-12-05T03:25:26+00:00","dateModified":"2024-12-05T04:07:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4"},"description":"Ada dua istilah medis yang seringkali dianggap serupa, yaitu diagnostik medis dan diagnosis. Meski begitu, keduanya memiliki makna berbeda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2024\/12\/05\/diagnostik-medis-arti-dan-perbedaannya-dengan-diagnosis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Diagnostik Medis &#8211; Arti dan Perbedaannya dengan Diagnosis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4","name":"IIK BLOG USER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"IIK BLOG USER"},"sameAs":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/"],"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2798"}],"collection":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2798"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2798\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2806,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2798\/revisions\/2806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2799"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2798"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2798"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2798"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}