{"id":3488,"date":"2025-07-29T08:34:41","date_gmt":"2025-07-29T08:34:41","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=3488"},"modified":"2025-07-29T08:45:42","modified_gmt":"2025-07-29T08:45:42","slug":"contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/","title":{"rendered":"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses"},"content":{"rendered":"\n<p>Rekam medis merupakan fondasi penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Melalui rekam medis, semua tindakan medis, pemeriksaan, hingga hasil laboratorium terdokumentasi dengan sistematis. Dalam praktik medis modern, contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan, dasar penagihan klaim asuransi, serta dokumen hukum bila diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Rekam Medis?<\/h2>\n\n\n\n<p>Adalah Kumpulan informasi tertulis atau elektronik yang mendokumentasikan seluruh proses pelayanan kesehatan seorang pasien di fasilitas pelayanan kesehatan. Isinya mulai dari identitas pasien, riwayat penyakit, diagnosis, pengobatan, hingga tindak lanjut selama dan setelah perawatan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi utama rekam medis meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Dokumentasi klinis<\/li>\n\n\n\n<li>Komunikasi antar tenaga medis<\/li>\n\n\n\n<li>Bukti hukum<\/li>\n\n\n\n<li>Dasar administratif dan keuangan<\/li>\n\n\n\n<li>Sumber data penelitian dan statistik kesehatan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Rekam Medis<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan bentuk dan cara pencatatannya, rekam medis terbagi menjadi dua:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Rekam Medis Konvensional (Manual)<\/h3>\n\n\n\n<p>Ditulis tangan di atas kertas dan disimpan dalam folder fisik. Jenis ini masih digunakan di banyak puskesmas atau klinik kecil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Rekam Medis Elektronik (RME\/EMR)<\/h3>\n\n\n\n<p>Disimpan dalam sistem digital (software SIMRS atau EMR). Mudah diakses oleh tenaga medis yang berwenang, mempercepat pelayanan, dan minim risiko kehilangan.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/28\/apa-saja-pekerjaan-administrasi-rumah-sakit-ini-detailnya\/\">Apa Saja Pekerjaan Administrasi Rumah Sakit? Ini Detailnya!<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/24\/kuliah-ahli-gizi-durasi-dan-apa-saja-yang-dipelajari\/\">Kuliah Ahli Gizi: Durasi dan Apa Saja yang Dipelajari?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Format Umum Rekam Medis<\/h2>\n\n\n\n<p>Pembuatan rekam medis harus secara sistematis dan lengkap. Berikut ini adalah format standar yang biasa digunakan di rumah sakit dan klinik:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Data Identitas Pasien<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Nama Lengkap<\/li>\n\n\n\n<li>Nomor rekam medis<\/li>\n\n\n\n<li>Tanggal lahir<\/li>\n\n\n\n<li>Alamat dan kontak<\/li>\n\n\n\n<li>Nomor BPJS\/ Asuransi (jika ada)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Anamnesis (Riwayat Keluhan dan Penyakit)<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Keluhan utama<\/li>\n\n\n\n<li>Daftar riwayat penyakit sekarang<\/li>\n\n\n\n<li>History atau riwayat penyakit dahulu<\/li>\n\n\n\n<li>Riwayat keluarga<\/li>\n\n\n\n<li>Riwayat alergi dan obat-obatan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pemeriksaan Fisik<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Tanda vital: tekanan darah, nadi, suhu tubuh<\/li>\n\n\n\n<li>Pemeriksaan organ terkait<\/li>\n\n\n\n<li>Temuan khusus<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pemeriksaan Penunjang<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Hasil laboratorium<\/li>\n\n\n\n<li>Radiologi (Rontgen, CT scan, MRI)<\/li>\n\n\n\n<li>Elektrokardiogram (EKG), dll.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Diagnosis<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Kerja<\/li>\n\n\n\n<li>Banding<\/li>\n\n\n\n<li>Akhir (setelah hasil lab keluar)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Rencana Terapi dan Tindakan Medis<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Resep obat<\/li>\n\n\n\n<li>Tindakan medis (operasi, fisioterapi, konseling)<\/li>\n\n\n\n<li>Rujukan jika diperlukan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Catatan Perkembangan Pasien<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Perubahan gejala<\/li>\n\n\n\n<li>Respons terhadap terapi<\/li>\n\n\n\n<li>Catatan harian saat rawat inap<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Resume Medis<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Ringkasan perawatan selama dirawat<\/li>\n\n\n\n<li>Kondisi saat keluar<\/li>\n\n\n\n<li>Rencana kontrol lanjutan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Rekam Medis Pasien (Fiktif)<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Nama Pasien:<\/strong> Rina Ayu Lestari<br><strong>Nomor RM:<\/strong> 20250718-003<br><strong>Jenis Kelamin:<\/strong> Perempuan<br><strong>Umur:<\/strong> 27 tahun<br><strong>Alamat:<\/strong> Jl. Sukarno Hatta No. 21, Bandung<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Keluhan Utama:<\/strong> Nyeri hebat saat menstruasi<br><strong>Riwayat Penyakit:<\/strong> Dispareunia sejak 1 tahun lalu<br><strong>Pemeriksaan Fisik:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Tekanan darah: 110\/70 mmHg<\/li>\n\n\n\n<li>Suhu: 36,5\u00b0C<\/li>\n\n\n\n<li>Perut: nyeri tekan di regio hipogastrik<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Pemeriksaan Penunjang:<\/strong> USG transvaginal menunjukkan adanya kista endometriosis (diameter 4 cm)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Diagnosis:<\/strong> Endometriosis ovarium<br><strong>Tindakan:<\/strong> Dirujuk ke dokter kandungan untuk tindakan laparoskopi<br><strong>Obat:<\/strong> Asam mefenamat 500 mg, diminum saat nyeri<br><strong>Dokter Penanggung Jawab:<\/strong> dr. Intan Sari, SpOG<br><strong>Catatan Tambahan:<\/strong> Pasien diberi edukasi mengenai penyakit dan opsi terapi<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siapa Saja yang Boleh Melihat Rekam Medis?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berdasarkan Permenkes No. 269\/MENKES\/PER\/III\/2008, akses terhadap rekam medis hanya boleh diberikan kepada pihak-pihak tertentu, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Dokter dan Tenaga Medis yang Merawat<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk keperluan diagnosis, terapi, dan tindak lanjut pelayanan pasien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pasien Sendiri<\/h3>\n\n\n\n<p>Pasien berhak mengetahui isi rekam medisnya. Biasanya diberikan dalam bentuk ringkasan atau salinan, bukan dokumen asli.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Keluarga Pasien (dengan Izin Tertulis)<\/h3>\n\n\n\n<p>Hanya jika pasien memberi kuasa, atau bila pasien tidak sadar\/meninggal.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Penegak Hukum<\/h3>\n\n\n\n<p>Hanya berdasarkan perintah pengadilan atau penyidik kepolisian untuk kepentingan hukum.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Lembaga Penjamin (BPJS\/Asuransi)<\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk keperluan klaim asuransi atau audit medis, dengan batasan tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Akses tanpa izin atau penyalahgunaan rekam medis dapat dikenai sanksi pidana dan administratif. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib menjaga kerahasiaan informasi medis pasien.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3495\" width=\"440\" height=\"293\" srcset=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549.jpg 1024w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549-300x200.jpg 300w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549-768x512.jpg 768w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549-820x545.jpg 820w, http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1753778514549-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 440px) 100vw, 440px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Memahami Contoh Rekam Medis<\/h2>\n\n\n\n<p>Baik pasien, mahasiswa kesehatan, maupun tenaga medis perlu memahami bagaimana contoh rekam medis disusun dan siapa yang boleh mengaksesnya. Dengan memahami struktur dan regulasinya, kita dapat:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Meningkatkan akurasi dokumentasi medis<\/li>\n\n\n\n<li>Mencegah kebocoran informasi pribadi<\/li>\n\n\n\n<li>Melindungi hak dan privasi pasien<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><em>Rekam medis bukan sekadar catatan medis biasa, tetapi dokumen legal dan profesional yang memainkan peran besar dalam mutu pelayanan kesehatan. Memahami jenis, format, dan contoh rekam medis, serta siapa yang berwenang mengaksesnya, merupakan bagian penting dari edukasi kesehatan masyarakat. Kamu juga bisa menjadi tenaga kesehatan yang ahli dalam rekam medis. Bagaimana caranya? Mulai langkah dengan kuliah <\/em><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=d3_rekam_medis_dan_informasi_kesehatan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3rmik\"><em>D3 Rekam Medis &amp; Informasi Kesehatan<\/em><\/a><em> di <\/em><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/\"><em>IIK Bhakta<\/em><\/a><em>. <\/em><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/pendaftaran\/\"><em>Daftar sekarang<\/em><\/a><em> juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rekam medis merupakan fondasi penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Melalui rekam medis, semua tindakan medis, pemeriksaan, hingga hasil laboratorium terdokumentasi dengan sistematis. Dalam praktik medis modern, contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan, dasar penagihan klaim asuransi, serta dokumen hukum bila diperlukan. Apa Itu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3491,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[731,962,734,846,735,282,845,737,960,730,733,736,823,729,822,738,732,824],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-29T08:34:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-29T08:45:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/contoh-rekam-medis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"682\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/\",\"name\":\"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-29T08:34:41+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-29T08:45:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\"},\"description\":\"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\",\"name\":\"IIK BLOG USER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IIK BLOG USER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\"],\"url\":\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","og_description":"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2025-07-29T08:34:41+00:00","article_modified_time":"2025-07-29T08:45:42+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":682,"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/contoh-rekam-medis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"IIK BLOG USER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"IIK BLOG USER","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/","name":"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-29T08:34:41+00:00","dateModified":"2025-07-29T08:45:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4"},"description":"Contoh rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan data pasien, namun juga sebagai alat komunikasi antar tenaga kesehatan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/29\/contoh-rekam-medis-pasien-jenis-format-dan-hak-akses\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Contoh Rekam Medis Pasien: Jenis, Format, dan Hak Akses"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4","name":"IIK BLOG USER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"http:\/\/2.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"IIK BLOG USER"},"sameAs":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/"],"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3488"}],"collection":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3488"}],"version-history":[{"count":8,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3488\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3501,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3488\/revisions\/3501"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3491"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3488"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3488"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3488"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}