{"id":1022,"date":"2023-03-20T04:37:56","date_gmt":"2023-03-20T04:37:56","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=1022"},"modified":"2023-03-29T06:41:11","modified_gmt":"2023-03-29T06:41:11","slug":"wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/","title":{"rendered":"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Lulusan <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=s1_farmasi_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=s1farmasi\">S1 Farmasi<\/a> dengan gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) belum bisa dikatakan apoteker. Jika ingin menjadi apoteker, kalian harus melanjutkan studi Pendidikan Profesi Apoteker selama 1 tahun dan lulus mendapatkan gelar Apoteker (Apt.). Meski demikian, lulusan S1 Farmasi tetap bisa mendaftar Pegawai Negeri Sipil (PNS). Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apa itu TTK? Adalah tenaga yang membantu apoteker dalam menjalani pekerjaan kefarmasian. Mereka adalah lulusan S1 Farmasi dan D3 Farmasi. TTK dapat bekerja di fasilitas kefarmasian, yaitu sarana yang digunakan untuk melakukan pekerjaan kefarmasian yang terdiri dari fasilitas produksi, distribusi, dan pelayanan kefarmasian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika TTK ingin menjadi PNS, maka TTK lulusan S1 Farmasi dapat diangkat ke dalam jabatan fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan (kategori keahlian) atau Administrator Kesehatan (kategori keahlian).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"681\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1028\" srcset=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi-1.jpeg 1024w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi-1-300x200.jpeg 300w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi-1-768x511.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Administrator Kesehatan<\/h2>\n\n\n\n<p>Adalah PNS yang diberi tugas, wewenang, dan tanggung jawab secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan analisis kebijakan di bidang administrasi pelayanan, perizinan, akreditasi, dan sertifikasi program-program pembangunan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya mampu memahami dan menguasai fungsi perangkat administrasi, administrator kesehatan juga harus memahami makna dari pelayanan kesehatan. Peran seorang administrator kesehatan, antara lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol><li>Melaksanakan persiapan pelayanan administrasi kesehatan.<\/li><li>Menyusun kebijakan program kesehatan.<\/li><li>Mengorganisasikan pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.<\/li><li>Memfasilitasi pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.<\/li><li>Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan program-program kesehatan.<\/li><li>Melaksanakan perijinan institusi dan sertifikasi produk-produk yang terkait dengan bidang kesehatan.<\/li><li>Melaksanakan akreditasi institusi dan program-program kesehatan<\/li><li>Melaksanakan sertifikasi tenaga kesehatan dan perijinan pemberi jasa di bidang kesehatan.<\/li><li>Menyusun laporan.<\/li><li>Membuat karya tulis\/karya ilmiah di bidang kesehatan<\/li><li>Membuat buku pedoman\/petunjuk pelaksanaan\/petunjuk teknis di bidang kesehatan.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Pada tahun lalu, kuota CPNS S1 Farmasi untuk jabatan administrasi kesehatan di Jawa Timur adalah 13 orang. Jumlah itu tersebar di berbagai instansi. Selanjutnya, kuota formasi dapat berubah setiap tahunnya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/ingin-jadi-perawat-ini-tugas-utama-ners-atau-perawat\/\">Ingin Jadi Perawat? Ini Tugas Utama Ners Atau Perawat<\/a><\/li><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/fakta-rekam-medis-dan-apa-saja-isi-di-dalamnya\/\">Fakta Rekam Medis dan Apa Saja Isi Di Dalamnya<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan<\/h2>\n\n\n\n<p>Formasi PNS untuk lulusan S1 Farmasi lainnya adalah pejabat fungsional pengawas farmasi dan makanan. Mereka diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan teknis fungsional pengawasan obat dan makanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenjang Jabatan Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan kategori keahlian, terdiri dari:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Pertama, meliputi.<\/h3>\n\n\n\n<ul><li>Menginventarisasi, mengidentifikasi, dan menganalisis norma, standar, prosedur, kriteria bidang penilaian dan pengawasan obat serta makanan.<\/li><li>Menyusun kajian keamanan, mutu, dan manfaat sederhana.<\/li><li>Menginventarisasi, mengidentifikasi, dan mengolah data dalam rangka melakukan <em>Regulatory Impact Assessment (RIA)<\/em>, dan lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda, meliputi.<\/h3>\n\n\n\n<ul><li>Menyusun norma, standar, prosedur, kriteria bidang penilaian dan pengawasan obat dan makanan.<\/li><li>Menyusun kajian keamanan, mutu, dan manfaat sedang (tingkat kesulitan II).<\/li><li>Menganalisis data awal dan melaksanakan survei dalam rangka melakukan RIA, dan lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya, meliputi.<\/h3>\n\n\n\n<ul><li>Mengevaluasi standar hasil bidang penilaian dan pengawasan obat dan makanan.<\/li><li>Menyusun kajian keamanan, mutu, dan manfaat kompleks (tingkat kesulitan III).<\/li><li>Menyusun kajian analisis risiko, dan lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Utama, meliputi.<\/h3>\n\n\n\n<ul><li>Melakukan finalisasi standar bidang penilaian dan pengawasan obat dan makanan.<\/li><li>Melakukan finalisasi kajian analisis risiko.<\/li><li>Melakukan verifikasi dan rekomendasi hasil RIA, dan lainnya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap jenjang pastinya memiliki peran dan tugas masing-masing. Secara garis besar, tugas Jabatan Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan yaitu melaksanakan pengawasan obat dan makanan, yang meliputi standarisasi, pemeriksaan, penindakan, pengujian, penilaian, pemantauan, dan penyuluhan. Pada tahun lalu, jumlah formasi CPNS untuk posisi Pengawas Farmasi dan Makanan adalah 104.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Apakah kalian tertarik menjadi PNS? Ayo mulai langkahmu dari kuliah <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=s1_farmasi_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=s1farmasi\">S1 Farmasi<\/a> di IIK Bhakta. Kampus kesehatan terbaik di Kediri ini memiliki Prodi Farmasi mulai jenjang <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=d3_farmasi_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3farmasi\">D3 Farmasi<\/a>, S1 Farmasi, hingga <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=profesi_apoteker_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=profesi_apoteker\">Pendidikan Profesi Apoteker<\/a>. Daftar sekarang juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul><li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li><\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lulusan S1 Farmasi dengan gelar Sarjana Farmasi (S.Farm) belum bisa dikatakan apoteker. Jika ingin menjadi apoteker, kalian harus melanjutkan studi Pendidikan Profesi Apoteker selama 1 tahun dan lulus mendapatkan gelar Apoteker (Apt.). Meski demikian, lulusan S1 Farmasi tetap bisa mendaftar Pegawai Negeri Sipil (PNS). Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).&nbsp; Apa itu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1025,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[442,443,444,120,441,121,446,447,449,445,172,448,173,114,450,451,452,453,454,455,159,115,456,457,458,459,460,461,462,463,464,465,466,467,468,469,470,472,471,473],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-20T04:37:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-29T06:41:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"681\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/\",\"name\":\"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-03-20T04:37:56+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-29T06:41:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"description\":\"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","og_description":"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2023-03-20T04:37:56+00:00","article_modified_time":"2023-03-29T06:41:11+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":681,"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/tenaga-farmasi.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/","name":"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2023-03-20T04:37:56+00:00","dateModified":"2023-03-29T06:41:11+00:00","author":{"@id":""},"description":"Meski bukan apoteker, lulusan S1 Farmasi bisa mendaftar CPNS. Posisi CPNS S1 Farmasi sebagai Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2023\/03\/20\/wajib-tahu-ini-posisi-cpns-s1-farmasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Wajib Tahu! Ini Posisi CPNS S1 Farmasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1022"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1022"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1067,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1022\/revisions\/1067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1025"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}