{"id":3426,"date":"2025-07-02T07:35:30","date_gmt":"2025-07-02T07:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=3426"},"modified":"2025-07-02T07:43:27","modified_gmt":"2025-07-02T07:43:27","slug":"cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/","title":{"rendered":"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ingin menjadi bidan dan membantu proses kelahiran serta kesehatan ibu dan anak? Profesi bidan merupakan salah satu pekerjaan mulia dan vital di bidang kesehatan. Namun, untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada persyaratan dan langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan? Berikut ulasannya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Profesi Bidan Sangat Dibutuhkan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Bidan berperan penting dalam mendampingi ibu hamil, proses persalinan, masa nifas, hingga menyusui. Di banyak daerah, khususnya pelosok, bidan sering menjadi tenaga medis utama yang tersedia. Maka tidak heran jika kebutuhan akan bidan terus meningkat seiring program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Jadi Bidan. Bagaimana?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah persyaratan umum untuk menjadi bidan di Indonesia:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Lulusan SMA\/SMK Sederaja<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Jurusan IPA sangat direkomendasikan. Namun, beberapa perguruan tinggi menerima lulusan IPS\/ SMK, seperti di IIK Bhakta.<\/li>\n\n\n\n<li>Memiliki nilai akademik yang baik, terutama pada mata pelajaran Biologi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Menempuh Pendidikan Kebidanan<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>Diploma 3 (D3) Kebidanan: Program ini berdurasi sekitar 3 tahun dan merupakan jalur umum untuk menjadi bidan praktik.<\/li>\n\n\n\n<li>Sarjana Terapan Kebidanan (D4\/S1 Kebidanan): Program lanjutan untuk meningkatkan kompetensi dan jenjang karier.<\/li>\n\n\n\n<li>Pendidikan Profesi Bidan: Program ini wajib diambil untuk menjadi bidan profesional. Lulusan ini akan mendapatkan gelar Bidan (Bd.).<\/li>\n\n\n\n<li>Kampus yang dipilih harus terakreditasi oleh LAM-PTKes atau BAN-PT. Seperti halnya IIK Bhakta yang terakreditasi Unggul oleh BAN-PT.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Lulus Uji Kompetensi Nasional<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah menyelesaikan pendidikan, calon bidan wajib mengikuti Uji Kompetensi Kebidanan untuk memastikan kemampuan praktiknya sesuai standar nasional.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Mengurus STR (Surat Tanda Registrasi)<\/h3>\n\n\n\n<ul>\n<li>STR dikeluarkan oleh Konsil Kebidanan Indonesia (KKI).<\/li>\n\n\n\n<li>Selanjutnya, STR merupakan legalitas seorang bidan untuk menjalankan praktik secara resmi.<\/li>\n\n\n\n<li>STR berlaku selama 5 tahun dan harus diperpanjang secara berkala.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Memiliki SIPB (Surat Izin Praktik Bidan)<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memperoleh STR, bidan harus mengurus SIPB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan setempat agar dapat membuka praktik mandiri.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/01\/mata-kuliah-gizi-yang-wajib-dipelajari-mahasiswa-ilmu-gizi\/\">Mata Kuliah Gizi yang Wajib Dipelajari Mahasiswa Ilmu Gizi<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/06\/26\/panduan-karier-lulusan-d3-farmasi-dan-durasi-kuliahnya\/\">Panduan Karier Lulusan D3 Farmasi dan Durasi Kuliahnya<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berapa Lama Kuliah Kebidanan?<\/h2>\n\n\n\n<p>Setiap jenjang pendidikan memiliki durasi kuliah yang berbeda, sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>D3 Kebidanan: 3 tahun (6 semester)<\/li>\n\n\n\n<li>S1 Kebidanan: sekitar 4 tahun (8 semester)<\/li>\n\n\n\n<li>D4 Kebidanan (Sarjana Terapan): 4 tahun (8 semester)<\/li>\n\n\n\n<li>Pendidikan Profesi Bidan: 1 tahun (2 semester)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Durasi bisa berbeda tergantung pada kurikulum kampus masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Kuliah Kebidanan<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut adalah tips sukses kuliah kebidanan yang bisa membantu mahasiswa lulus dengan nilai baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Pahami Motivasi dan Tujuan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kuliah kebidanan bukan sekadar belajar teori, namun juga praktik langsung menangani ibu hamil, persalinan, hingga bayi baru lahir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kelola Waktu dengan Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Mahasiswa kebidanan memiliki jadwal padat: kuliah teori, praktikum, tugas, dan laporan. Buat jadwal belajar dan kegiatan harian agar kamu tidak kewalahan. Gunakan agenda atau aplikasi digital untuk mengatur deadline tugas dan ujian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Rajin Membaca dan Review Materi<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak materi kebidanan yang kompleks, mulai dari anatomi, fisiologi, sampai teknik persalinan. Biasakan membaca ulang materi setelah kuliah, dan buat rangkuman atau mind map agar mudah dipahami. Hal ini akan membantumu saat ujian atau uji kompetensi nanti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Aktif Praktikum dan Bertanya<\/h3>\n\n\n\n<p>Praktikum adalah momen penting untuk mengasah skill. Jangan ragu untuk bertanya kepada dosen atau instruktur jika tidak paham. Latih teknik-teknik seperti pemeriksaan kehamilan, pemasangan infus, hingga penanganan persalinan secara serius.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Bangun Relasi Baik dengan Dosen dan Teman<\/h3>\n\n\n\n<p>Relasi yang sehat akan membantumu selama kuliah dan saat praktik klinik. Dosen bisa menjadi mentor, dan teman bisa menjadi support system saat menghadapi stres atau tantangan kuliah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Prospek Kerja Lulusan Kebidanan<\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah resmi menjadi bidan, kamu bisa bekerja di berbagai tempat, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Puskesmas atau klinik pemerintah<\/li>\n\n\n\n<li>Rumah sakit (negeri maupun swasta)<\/li>\n\n\n\n<li>Klinik atau rumah bersalin<\/li>\n\n\n\n<li>Praktik mandiri sebagai bidan<\/li>\n\n\n\n<li>Dosen atau tenaga pendidik kebidanan (bagi yang melanjutkan ke jenjang lebih tinggi)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441609974.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3429\" width=\"616\" height=\"411\" srcset=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441609974.jpg 1024w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441609974-300x200.jpg 300w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441609974-768x512.jpg 768w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441609974-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 616px) 100vw, 616px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p><em>Menjadi bidan adalah pilihan karier yang membutuhkan dedikasi, empati, dan keterampilan medis. Cara jadi bidan meliputi tahapan pendidikan formal, uji kompetensi, serta pengurusan izin praktik. Dengan mengikuti seluruh proses ini secara benar dan bertanggung jawab, kamu bisa menjadi bidan profesional yang berkontribusi besar bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Jadi tunggu apa lagi? Ayo segera wujudkan citamu menjadi bidan dari kuliah Kebidanan di IIK Bhakta. Tersedia prodi <\/em><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=d3_kebidanan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3bidan\"><em>D3<\/em><\/a><em>, <\/em><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=s1_kesehatan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=s1kebidanan\"><em>S1<\/em><\/a><em>, dan <\/em><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=profesi_kebidanan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=profesi_kebidanan\"><em>Pendidikan Profesi Bidan<\/em><\/a><em>. <\/em><a href=\"https:\/\/pmb.iik.ac.id\/\"><em>Daftar sekarang<\/em><\/a><em> juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ingin menjadi bidan dan membantu proses kelahiran serta kesehatan ibu dan anak? Profesi bidan merupakan salah satu pekerjaan mulia dan vital di bidang kesehatan. Namun, untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada persyaratan dan langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan? Berikut ulasannya! Kenapa Profesi Bidan Sangat Dibutuhkan? Bidan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3428,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[404,955,407,410,405,408,401,406,257,399,411,397,297,298,403,413,412,398,409,319,402],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-02T07:35:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-02T07:43:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441113322.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"711\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/\",\"name\":\"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-07-02T07:35:30+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-02T07:43:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\"},\"description\":\"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\",\"name\":\"IIK BLOG USER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IIK BLOG USER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\"],\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","og_description":"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2025-07-02T07:35:30+00:00","article_modified_time":"2025-07-02T07:43:27+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":711,"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/aiease_1751441113322.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"IIK BLOG USER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"IIK BLOG USER","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/","name":"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya - Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2025-07-02T07:35:30+00:00","dateModified":"2025-07-02T07:43:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4"},"description":"Untuk menjadi bidan profesional, tidak cukup hanya dengan niat baik, ada langkah-langkah resmi yang harus dilalui. Bagaimana cara jadi bidan?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2025\/07\/02\/cara-jadi-bidan-persyaratan-dan-langkah-langkahnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Cara Jadi Bidan: Persyaratan dan Langkah-Langkahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4","name":"IIK BLOG USER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"IIK BLOG USER"},"sameAs":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/"],"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3426"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3426"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3426\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3432,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3426\/revisions\/3432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3428"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}