{"id":3963,"date":"2026-02-04T03:22:41","date_gmt":"2026-02-04T03:22:41","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=3963"},"modified":"2026-02-04T03:26:05","modified_gmt":"2026-02-04T03:26:05","slug":"tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/","title":{"rendered":"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam sistem pelayanan kesehatan modern, rekam medis memegang peran strategis yang tidak bisa dipisahkan dari mutu layanan pasien. Rekam medis bukan sekadar catatan administrasi, melainkan sumber data klinis, hukum, hingga perencanaan kebijakan kesehatan. Oleh karena itu, tugas rekam medis menuntut tenaga profesional yang kompeten, terampil, dan memahami standar pelayanan kesehatan secara menyeluruh.<\/p>\n\n\n\n<p>Tenaga Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) dituntut memiliki kompetensi khusus agar mampu mengelola data kesehatan secara akurat, aman, dan bermanfaat. Lalu, apa saja 7 kompetensi utama rekam medis yang wajib dikuasai? Berikut ulasannya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Rekam Medis?<\/h2>\n\n\n\n<p>Rekam medis adalah dokumen berisi catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan medis, serta pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Di Indonesia, pengelolaan rekam medis diatur dalam regulasi Kementerian Kesehatan dan menjadi bagian penting dalam akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan. Karena perannya yang krusial, tugas rekam medis tidak bisa dilakukan sembarang orang, melainkan oleh tenaga yang memiliki pendidikan dan kompetensi resmi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tugas Rekam Medis Secara Umum<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum membahas kompetensi, penting untuk memahami ruang lingkup tugas rekam medis, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Mencatat dan mengelola data pasien<\/li>\n\n\n\n<li>Menjaga kerahasiaan informasi medis<\/li>\n\n\n\n<li>Menyediakan data untuk pelayanan klinis<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung aspek hukum dan pembiayaan kesehatan<\/li>\n\n\n\n<li>Menyediakan data untuk riset dan perencanaan kesehatan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Untuk menjalankan tugas-tugas tersebut, seorang tenaga rekam medis harus menguasai 7 kompetensi utama berikut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">7 Kompetensi Utama Rekam Medis<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Kompetensi Klasifikasi dan Kodefikasi Penyakit<\/h3>\n\n\n\n<p>Kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan mengklasifikasikan diagnosis penyakit dan tindakan medis menggunakan standar internasional seperti ICD (International Classification of Diseases).<\/p>\n\n\n\n<p>Kemampuan kodefikasi sangat penting karena:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Menentukan klaim pembiayaan (BPJS Kesehatan)<\/li>\n\n\n\n<li>Mendukung pelaporan statistik kesehatan<\/li>\n\n\n\n<li>Menjadi dasar analisis epidemiologi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Kompetensi Manajemen Rekam Medis<\/h3>\n\n\n\n<p>Tenaga rekam medis harus mampu mengelola siklus hidup dokumen rekam medis, mulai dari:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Penerimaan berkas<\/li>\n\n\n\n<li>Penyimpanan<\/li>\n\n\n\n<li>Pendistribusian<\/li>\n\n\n\n<li>Retensi dan pemusnahan arsip<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Manajemen yang baik menjamin data mudah diakses, aman, dan sesuai regulasi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/02\/peluang-kerja-dokter-apa-saja-pilihan-kariernya\/\">Peluang Kerja Dokter: Apa Saja Pilihan Kariernya?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/01\/30\/kampus-dokter-gigi-kuliah-dokter-gigi-di-mana\/\">Kampus Dokter Gigi: Kuliah Dokter Gigi di Mana?<\/a><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kompetensi Statistik Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Data rekam medis tidak hanya disimpan, tetapi juga diolah menjadi informasi. Kompetensi statistik kesehatan meliputi:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pengolahan data morbiditas dan mortalitas<\/li>\n\n\n\n<li>Penyusunan laporan rumah sakit<\/li>\n\n\n\n<li>Penyediaan data untuk pengambilan keputusan manajemen<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tanpa kompetensi ini, data kesehatan tidak memiliki nilai strategis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Kompetensi Sistem Informasi Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Di era digital, tugas rekam medis semakin erat dengan teknologi. Tenaga rekam medis harus menguasai:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)<\/li>\n\n\n\n<li>Rekam Medis Elektronik (RME)<\/li>\n\n\n\n<li>Keamanan data digital<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kompetensi ini sangat dibutuhkan seiring transformasi digital layanan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Kompetensi Etika dan Hukum Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Rekam medis memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu, tenaga rekam medis wajib memahami:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Etika profesi<\/li>\n\n\n\n<li>Perlindungan data pasien<\/li>\n\n\n\n<li>Aspek hukum rekam medis<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kesalahan dalam pengelolaan data dapat berdampak hukum bagi fasilitas kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Kompetensi Administrasi Pelayanan Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kompetensi ini berkaitan dengan kemampuan administratif seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pendaftaran pasien<\/li>\n\n\n\n<li>Pengelolaan data klaim<\/li>\n\n\n\n<li>Koordinasi antar unit pelayanan<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kemampuan administrasi yang baik akan meningkatkan efisiensi dan kepuasan pasien.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Kompetensi Komunikasi Profesional<\/h3>\n\n\n\n<p>Meski bekerja di balik layar, tenaga rekam medis harus memiliki komunikasi yang baik untuk:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Berkoordinasi dengan tenaga medis<\/li>\n\n\n\n<li>Menjelaskan kebutuhan data<\/li>\n\n\n\n<li>Memberikan informasi yang akurat kepada manajemen<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Komunikasi profesional menjadi kunci kelancaran pelayanan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Kompetensi Rekam Medis Sangat Penting?<\/h2>\n\n\n\n<p>Penguasaan 7 kompetensi utama rekam medis memastikan bahwa:<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Pelayanan kesehatan berjalan efektif<\/li>\n\n\n\n<li>Data pasien aman dan terpercaya<\/li>\n\n\n\n<li>Fasilitas kesehatan memenuhi standar akreditasi<\/li>\n\n\n\n<li>Tenaga rekam medis memiliki daya saing tinggi di dunia kerja<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Tidak heran jika lulusan rekam medis memiliki peluang kerja luas di rumah sakit, klinik, puskesmas, asuransi kesehatan, hingga instansi pemerintah.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Tugas rekam medis bukan hanya mencatat data pasien, tetapi mencakup pengelolaan informasi kesehatan yang kompleks dan strategis. Untuk menjalankan peran tersebut secara profesional, tenaga rekam medis wajib menguasai 7 kompetensi utama, mulai dari kodefikasi penyakit hingga komunikasi profesional. Dengan kompetensi yang lengkap, tenaga rekam medis menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan dan sistem kesehatan nasional secara keseluruhan. Kamu juga bisa memulai karier di bidang rekam medis dengan kuliah di <\/em><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/fakultas\/teknologi-manajemen-kesehatan\/d3-rekam-medis-informasi-kesehatan\"><em>Prodi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK)<\/em><\/a><em> IIK Bhakta. Ayo <\/em><a href=\"http:\/\/pmb.iik.ac.id\"><em>daftar sekarang<\/em><\/a><em> juga!<\/em><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-3967\" width=\"612\" height=\"407\" srcset=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759.jpg 1024w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759-300x200.jpg 300w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759-768x512.jpg 768w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759-820x545.jpg 820w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aiease_1770175516759-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link wp-element-button\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul>\n<li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li>\n\n\n\n<li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam sistem pelayanan kesehatan modern, rekam medis memegang peran strategis yang tidak bisa dipisahkan dari mutu layanan pasien. Rekam medis bukan sekadar catatan administrasi, melainkan sumber data klinis, hukum, hingga perencanaan kebijakan kesehatan. Oleh karena itu, tugas rekam medis menuntut tenaga profesional yang kompeten, terampil, dan memahami standar pelayanan kesehatan secara menyeluruh. Tenaga Rekam Medis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3964,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[731,734,846,735,282,845,737,969,960,730,733,736,823,729,822,732,824,1045],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-04T03:22:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-04T03:26:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tugas-rekam-medis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"603\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"IIK BLOG USER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/\",\"name\":\"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-02-04T03:22:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-04T03:26:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\"},\"description\":\"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4\",\"name\":\"IIK BLOG USER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"IIK BLOG USER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\"],\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?","description":"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?","og_description":"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2026-02-04T03:22:41+00:00","article_modified_time":"2026-02-04T03:26:05+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":603,"url":"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/tugas-rekam-medis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"IIK BLOG USER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"IIK BLOG USER","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/","name":"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-02-04T03:22:41+00:00","dateModified":"2026-02-04T03:26:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4"},"description":"Rekam medis bukan sekadar administrasi, tapi sumber data klinis, hukum, dan kebijakan kesehatan.Karena itu, tugas rekam medis sangat krusial.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2026\/02\/04\/tugas-rekam-medis-apa-saja-7-kompetensi-utamanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Tugas Rekam Medis: Apa Saja 7 Kompetensi Utamanya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/c08d15bea219bf6c5cd41f61ee9147f4","name":"IIK BLOG USER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e593e8c44624bb49033fae92af2002e1?s=96&d=mm&r=g","caption":"IIK BLOG USER"},"sameAs":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/"],"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/iikbloguser\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3963"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3963"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3968,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3963\/revisions\/3968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}