{"id":578,"date":"2022-10-26T02:25:27","date_gmt":"2022-10-26T02:25:27","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=578"},"modified":"2022-10-28T07:19:40","modified_gmt":"2022-10-28T07:19:40","slug":"8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/","title":{"rendered":"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan"},"content":{"rendered":"\n<p>Jurusan Kesehatan Masyarakat mempersiapkan lulusannya untuk siap menganalisis dan membina kesehatan masyarakat. Untuk itu, banyak hal yang harus dipelajari oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat, antara lain pendidikan kesehatan, standar keselamatan, wabah penyakit, perbaikan sanitasi lingkungan, dan masih banyak lainnya. Kompetensi <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=s1_kesehatan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=s1kesehatan\">S1 Kesehatan Masyarakat<\/a> itu tentunya dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tak dapat dipungkiri jika Jurusan Kesehatan Masyarakat menjadi salah satu jurusan incaran lulusan SMA\/SMK. Ada pula yang menyebutnya sebagai jurusan \u201cserba bisa\u201d karena kompetensi lulusan S1 Kesehatan Masyarakat yang memiliki cakupan luas. Berikut adalah kompetensi yang dimiliki Sarjana Kesehatan Masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Mampu Melakukan Kajian Dan Analisis (<em>Analysis and Assessment<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kompetensi ini mencakup banyak hal, seperti kemampuan mendefinsikan masalah secara tepat, menentukan kegunaan dan keterbatasan data, mengevaluasi integritas, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. <strong>Mengembangkan dan Merancang Kebijakan dan Program Kesehatan (<em>Policy Development and Program Planning<\/em>).<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat bertugas mengumpulkan, meringkas, dan menginterpretasikan informasi tentang isu kesehatan. Selanjutnya dapat memformulasikan kebijakan tentang kesehatan secara jelas dan padat serta memutuskan tindakan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Memahami Budaya Setempat (<em>Cultural Competency\/Local Wisdom<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Masyarakat memiliki budaya dan latar belakang yang beragam. Satu budaya dengan budaya lainnya pasti memiliki aturan yang berbeda. Oleh sebab itu, lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat harus mampu menggunakan metode dan pendekatan yang tepat untuk berinteraksi secara efektif dan profesional dengan orang dari latar belakang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Baca Juga<\/h4>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/kuliah-jurusan-d3-farmasi-apa-bisa-jadi-apoteker\/\">Kuliah Jurusan D3 Farmasi, Apa Bisa Jadi Apoteker?<\/a><\/li><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/ketahui-hal-ini-sebelum-kuliah-profesi-bidan\/\">Ketahui Hal Ini Sebelum Kuliah Profesi Bidan<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Dapat Berkomunikasi Secara Efektif (<em>Communication Skills<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pembinaan kesehatan kepada masyarakat menjadi tugas utama Sarjana Kesehatan Masyarakat. Tentunya, hal tersebut membutuhkan kemampuan berkomunikasi secara efektif baik melalui tulisan, lisan, dan metode lainnya. Mereka harus dapat mempresentasikan informasi secara akurat tentang demografi dan statistik program kesehatan kepada masyarakat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-1024x1024.webp\" alt=\"\" class=\"wp-image-581\" srcset=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-1024x1024.webp 1024w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-300x300.webp 300w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-150x150.webp 150w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-768x768.webp 768w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1-1536x1536.webp 1536w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat1.webp 1600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat (<em>Community Empowerment<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Adanya keberagaman dalam masyarakat menuntut Sarjana Kesehatan Masyarakat mampu menggabungkan berbagai macam strategi untuk berinteraksi dengan orang dari latar belakang berbeda. Selain itu, mereka harus bisa menghimpun masukan dari masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan dan program kesehatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Memahami Ilmu Kesehatan Masyarakat (<em>Public Health Science Skills<\/em>)<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Skill ini juga tak kalah penting. Mereka harus harus mampu mendefinisikan, menilai, dan memahami status kesehatan dalam populasi masyarakat. Sekaligus dapat berkontribusi terhadap promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Kontribusi itu dapat diwujudkan melalui riset dan observasi langsung. Jadi diperlukan pemikiran yang kritis sehingga dapat memberikan analisis secara tepat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Merencanakan Keuangan dan Terampil Dalam Bidang Manajemen (Financial Planning and Management Skills).<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Program kesehatan masyarakat pastinya membutuhkan anggaran. Ini tentunya membutuhkan kompetensi untuk mengalokasikan dana dalam program secara tepat. Perlu juga menentukan prioritas keuangan dalam menjalankan program kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Memiliki Kemampuan Kepemimpinan dan Berfikir Secara Sistem (<em>Leadership and System Thinking Skills<\/em>).<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Masyarakat ibarat sebuah sistem yang terdiri dari banyak organisasi dengan karakter beragam. Agar dapat melakukan penyuluhan dan memberikan informasi secara tepat, dibutuhkan kemampuan kepemimpinan secara baik. Juga dapat berfikir secara sistem sehingga tujuan program kesehatan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><em>Ada banyak kompetensi yang harus dimiliki oleh Sarjana Kesehatan Masyarakat. Hal tersebut memberikan peluang kerja luas di berbagai bidang. Tidak hanya di rumah sakit dan puskesmas, lulusan S1 Kesehatan Masyarakat juga dapat bekerja di instansi pemerintah dan swasta. Tertarik kuliah Jurusan Kesehatan Masyarakat? IIK Bhakti Wiyata, saja. <a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\">Ayo daftar sekarang<\/a> juga!&nbsp;<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurusan Kesehatan Masyarakat mempersiapkan lulusannya untuk siap menganalisis dan membina kesehatan masyarakat. Untuk itu, banyak hal yang harus dipelajari oleh mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat, antara lain pendidikan kesehatan, standar keselamatan, wabah penyakit, perbaikan sanitasi lingkungan, dan masih banyak lainnya. Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat itu tentunya dibutuhkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.&nbsp; Tak dapat dipungkiri jika&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":579,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[497,499,501,492,495,493,498,500,494,496],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-26T02:25:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-28T07:19:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"587\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/\",\"name\":\"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-10-26T02:25:27+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-28T07:19:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"description\":\"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan","description":"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan","og_description":"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2022-10-26T02:25:27+00:00","article_modified_time":"2022-10-28T07:19:40+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":587,"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/kesehatan-masyarakat.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/","name":"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-10-26T02:25:27+00:00","dateModified":"2022-10-28T07:19:40+00:00","author":{"@id":""},"description":"Apa saja kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang dibutuhkan untuk membina dan menganalisis kesehatan masyarakat. Temukan jawabannya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/10\/26\/8-kompetensi-s1-kesehatan-masyarakat-yang-banyak-dibutuhkan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"8 Kompetensi S1 Kesehatan Masyarakat yang Banyak Dibutuhkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/578"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=578"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":593,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/578\/revisions\/593"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/579"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}