{"id":647,"date":"2022-11-17T02:28:33","date_gmt":"2022-11-17T02:28:33","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=647"},"modified":"2023-02-28T02:45:02","modified_gmt":"2023-02-28T02:45:02","slug":"tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/","title":{"rendered":"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera"},"content":{"rendered":"\n<p>Potensi cedera atau gangguan gerak tidak dapat dihindari saat menjalani aktivitas, terutama bagi seorang atlet. Dalam hal ini, dibutuhkan fisioterapi, yaitu prosedur untuk memeriksa, menangani, dan mengevaluasi pasien yang mengalami keterbatasan gerak dan fungsi tubuh. Terapi ini bermanfaat untuk meningkatkan gerakan, mengurangi rasa sakit, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup.&nbsp; Dan orang yang ahli dalam menerapkan dan praktik fisioterapi disebut fisioterapis. Prosedur tugas fisioterapis dapat dilakukan kepada pasien dari segala usia, dari usia anak-anak hingga orang tua. Juga untuk perempuan maupun laki-laki. Atlet merupakan kelompok yang paling sering membutuhkan fisioterapi untuk memulihkan kondisi tubuh mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tugas Fisioterapis<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Fisioterapi berperan penting untuk mempertahankan kelenturan dan kekuatan otot dalam menangani kondisi medis dalam jangka, seperti artritis ataupun pemulihan pasca cedera seperti patah tulang bahkan stroke. Tidak hanya terbatas pada pemulihan gangguan fisik saja, <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=d3_fisioterapi_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3fisio\">fisioterapi<\/a> juga dapat membantu dalam meningkatkan kapasitas aktivitas fisik pasien sekaligus membantu mencegah cedera agar tidak lebih parah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang fisioterapis dapat mengajari pasien cara mengangkat benda dengan aman dan cara mempertahankan postur yang baik dalam berbagai situasi. Hal tersebut dapat menurunkan resiko cedera serta mengatasi masalah musculoskeletal. Mereka juga dapat memberikan pasien saran dan petunjuk agar tetap bugar dan sehat seiring bertambahnya usia melalui perubahan gaya hidup, seperti olahraga teratur dan makan sehat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Baca Juga<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/kompetensi-lulusan-s1-psikologi-ini-dibutuhkan-dunia-kerja\/\">Kompetensi Lulusan S1 Psikologi Ini Dibutuhkan Dunia Kerja<\/a><\/li><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/d3-kebidanan-siap-kerja-di-berbagai-bidang\/\">D3 Kebidanan Siap Kerja di Berbagai Bidang<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tentunya, tugas fisioterapis dijalankan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Berikut adalah prosedur fisioterapi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Prosedur Fisioterapi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Proses fisioterapi dapat berlangsung 30-60 menit per satu kali sesi, bisa lebih cepat ataupun lebih lama tergantung dari kondisi pasien dan rencana program. Frekuensi dan waktu terapi juga dapat menyesuaikan hasil fisioterapi setiap pasien. Ada tiga pendekatan utama dalam program fisioterapi, antara lain.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"860\" height=\"500\" src=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis2.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-649\" srcset=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis2.jpg 860w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis2-300x174.jpg 300w, https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis2-768x447.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 860px) 100vw, 860px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Terapi Manual&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tugas fisioterapis melakukan terapi manual dengan cara menggerakan atau memijat bagian tubuh pasien yang mengalami gangguan. Terapi manual bertujuan untuk meningkatkan rentang gerak tubuh, melancarkan aliran darah, mengatasi nyeri atau kaku pada sendi dan otot, serta memberikan sensasi relaksasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Latihan Gerak<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahap ini, terapis akan memberikan latihan kepada pasien dengan tujuan meningkatkan kemampuan gerak (mobilitas) serta menguatkan bagian tubuh tertentu. Misalnya, latihan menggerakan seluruh tubuh, berjalan dengan bantuan tongkat, dan terapi dalam air hangat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, fisioterapis juga dapat mengajarkan gerakan-gerakan latihan yang dapat dilakukan oleh pasien saat di rumah. Ini bertujuan mencegah terjadinya cedera dan meredakan nyeri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Memberikan Edukasi Menjadi Tugas Fisioterapis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selain terapi manual dan latihan gerak, penting juga seorang terapis memberikan edukasi mengenai gaya hidup sehat, seperti menjaga berat badan ideal dan olahraga teratur. Fisioterapis juga dapat memberikan saran mengenai posisi tubuh yang benar dalam menjalani aktivitas sehari-hari, sepert saat duduk, berjalan, tidur, dan mengangkat benda berat. Hal tersebut bertujuan mengurangi nyeri dan mencegah cedera.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain tiga pendekatan utama di atas, fisioterapis juga dapat menerapkan teknik-teknik di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>TENS bertujuan untuk meredakan nyeri. Metode ini dilakukan dengan mengirimkan sinyal listrik dengan menggunakan alat khusus ke daerah tubuh yang mengalami gangguan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Terapi Ultrasound<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ini memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk mengurangi rasa nyeri, ketegangan, dan mempercepat proses pemulihan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Ada banyak peluang kerja menjadi seorang fisioterapis. Apakah kalian berminat? Ayo segera mulai langkah menjadi fisioterapis profesional dari <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=d3_fisioterapi_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=d3fisio\">Prodi D3 Fisioterapis<\/a> IIK Bhakti Wiyata. <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\">Daftar sekarang<\/a> juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul><li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li><\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Potensi cedera atau gangguan gerak tidak dapat dihindari saat menjalani aktivitas, terutama bagi seorang atlet. Dalam hal ini, dibutuhkan fisioterapi, yaitu prosedur untuk memeriksa, menangani, dan mengevaluasi pasien yang mengalami keterbatasan gerak dan fungsi tubuh. Terapi ini bermanfaat untuk meningkatkan gerakan, mengurangi rasa sakit, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup.&nbsp; Dan orang yang ahli&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":644,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[386,396,387,393,392,384,388,385,390,394,389,395,391],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-17T02:28:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-28T02:45:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"702\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"465\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/\",\"name\":\"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-11-17T02:28:33+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-28T02:45:02+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"description\":\"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera","description":"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera","og_description":"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2022-11-17T02:28:33+00:00","article_modified_time":"2023-02-28T02:45:02+00:00","og_image":[{"width":702,"height":465,"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/fisioterapis1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/","name":"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-11-17T02:28:33+00:00","dateModified":"2023-02-28T02:45:02+00:00","author":{"@id":""},"description":"Potensi cedera tak dapat terhindar dari aktivitas sehari-hari, terutama bagi atlet. Oleh karena itu, dibutuhkan tugas fisioterapis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/11\/17\/tugas-fisioterapis-rehabilitasi-hindarkan-resiko-saat-cedera\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Tugas Fisioterapis Rehabilitasi Hindarkan Resiko Saat Cedera"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/647"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=647"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/647\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":983,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/647\/revisions\/983"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=647"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=647"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=647"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}