{"id":690,"date":"2022-12-01T07:21:53","date_gmt":"2022-12-01T07:21:53","guid":{"rendered":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?p=690"},"modified":"2023-02-28T02:39:29","modified_gmt":"2023-02-28T02:39:29","slug":"haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/","title":{"rendered":"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?"},"content":{"rendered":"\n<p>Studi Profesi Ners ditempuh selama satu tahun. Namun Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil jika sudah menyelesaikan pendidikan S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners? Jawabannya, tidak wajib melanjutkan. Meski demikian, ada banyak keuntungan selama melanjutkan pendidikan ke jenjang Profesi Ners.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lulusan <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=profesi_ners_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=profesi_ners\">Profesi Ners<\/a> pastinya mendapatkan jenjang karir lebih luas dibandingkan hanya S1 Keperawatan. Selain itu, ada banyak poin lainnya yang perlu kamu perhatikan selama melanjutkan Pendidikan Profesi Ners. Apa saja? Berikut ulasannya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Masa Studi Profesi Ners<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mendapatkan gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep), barulah kamu dapat melanjutkan studi Profesi Ners hingga lulus dan mendapatkan gelar Ners (Ns). Masa studi Profesi Ners adalah 1 tahun.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selama studi, mahasiswa lebih banyak diarahkan ke praktik langsung di instansi kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik kesehatan. Ini menjadi penerapan segala teori dan konsep yang telah dipelajari selama S1 Keperawatan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Baca Juga<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/apa-saja-tugas-analis-kesehatan-dalam-dunia-medis\/\">Apa Saja Tugas Analis Kesehatan Dalam Dunia Medis?<\/a><\/li><li><a href=\"http:\/\/iik.ac.id\/blog\/ini-yang-dipelajari-selama-kuliah-d3-rekam-medis\/\">Ini Yang Dipelajari Selama Kuliah D3 Rekam Medis<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Karir Pendidikan Profesi Ners<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Profesi ini dikenal dengan sebutan suster atau zuster untuk perawat perempuan, sedangkan perawat laki-laki dikenal dengan bruder. Namun, panggilan itu kini berganti dengan sebutan ners atau perawat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Istilah Profesi Ners kerap kali disambungkan dengan perawat. Memang benar, namun terasa kurang tepat karena ners hanya diberikan kepada seseorang yang menyelesaikan pendidikan profesi ners.<\/p>\n\n\n\n<p>Tugas utama ners atau perawat adalah melakukan perawatan pada pasien dan memantau kondisi pasien. Jenjang karir ners dapat berbeda-beda sesuai dengan tempat bekerja, berikut ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul><li><strong>Perawat Klinis (PK)<\/strong>, memberikan asuhan keperawatan langsung kepada klien sebagai masyarakat, kelompok, keluarga, dan individu,<\/li><li><strong>Perawat Manajer (PM)<\/strong>, bertugas dalam mengelolah pelayanan keperawatan di instansi kesehatan. Kamu harus memiliki kompetensi Perawat Klinis level II.<\/li><li><strong>Perawat Pendidik (PP)<\/strong>, memberikan pendidikan di institusi pendidikan keperawatan. Namun, untuk menjadi Perawat Pendidik level I harus memiliki kompetensi Perawat Klinis level III.&nbsp;<\/li><li><strong>Perawat Peneliti atau Riset (PR)<\/strong>, bekerja di bidang penelitian keperawatan maupun kesehatan dan harus memiliki kompetensi setidaknya Perawat Klinis level IV.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Peluang kerja lulusan Profesi Ners pastinya lebih besar dibandingkan hanya lulusan S1 Keperawatan. Meski lulusan sarjana keperawatan, mereka tidak boleh bekerja sebagai perawat profesional tanpa mengantongi Profesi Ners.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut sesuai dengan standar organisasi Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) yang berdiri sejak 29 Juni 2021, di mana lulusan S1 Keperawatan wajib mengambil Profesi Ners untuk diakui dan dapat melakukan pelayanan keperawatan. Jadi penting bagi kalian yang bercita-cita menjadi perawat untuk melanjutkan ke jenjang Profesi Ners dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).<\/p>\n\n\n\n<p><em>Apakah <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=s1_keperawatan_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=s1perawat\">S1 Keperawatan<\/a> harus Ners? Dari ulasan di atas, mau melanjutkan <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=profesi_ners_iik_bw&amp;r=prodi_iik_bw&amp;sp=profesi_ners\">Profesi Ners<\/a> atau tidak itu bergantung dengan rencana kalian masing-masing. Jika ingin menjadi perawat profesional, maka kalian wajib melanjutkan studi Profesi Ners. Lebih sempurna lagi dengan studi Profesi Ners di IIK Bhakta. Ayo <a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\">daftar sekarang<\/a> juga!<\/em><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-3\">\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Punya Pertanyaan? Admin kami siap membantu.<\/h4>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-layout-flow\">\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Link:<\/h4>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-columns is-layout-flex wp-container-7\">\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<div class=\"wp-block-buttons is-content-justification-center is-layout-flex wp-container-4\">\n<div class=\"wp-block-button\"><a class=\"wp-block-button__link\" href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6285717171735&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Chat WA Admin Pendaftaran<\/a><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-column is-vertically-aligned-top is-layout-flow\">\n<ul><li><a href=\"https:\/\/iik.ac.id\/devweb2\/home\/indexin.php?opt=olreg-devdesign\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Form Pendaftaran Online<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_beasiswa_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=infobeasiswa\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Info Beasiswa<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=tata_cara_daftar_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=tatacaradaftar\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tata Cara Pendaftaran <\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/www.iik.ac.id\/web.php?judul=info_fasilitas_dan_peta_kampus_iik_bhaktiwiyata&amp;r=pendaftaran&amp;sp=turkampus\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Virtual Tour Campus<\/a><\/li><\/ul>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Studi Profesi Ners ditempuh selama satu tahun. Namun Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil jika sudah menyelesaikan pendidikan S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners? Jawabannya, tidak wajib melanjutkan. Meski demikian, ada banyak keuntungan selama melanjutkan pendidikan ke jenjang Profesi Ners.&nbsp; Lulusan Profesi Ners pastinya mendapatkan jenjang karir lebih luas dibandingkan&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":691,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[36],"tags":[404,400,250,407,410,405,408,401,406,257,399,411,397,297,298,403,413,412,398,409,319,402],"aioseo_notices":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v19.6.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-01T07:21:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-02-28T02:39:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/perawat.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"511\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/\",\"name\":\"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-12-01T07:21:53+00:00\",\"dateModified\":\"2023-02-28T02:39:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"description\":\"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/\",\"name\":\"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"\",\"url\":\"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?","description":"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?","og_description":"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?","og_url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/","og_site_name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","article_published_time":"2022-12-01T07:21:53+00:00","article_modified_time":"2023-02-28T02:39:29+00:00","og_image":[{"width":600,"height":511,"url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/perawat.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/","name":"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website"},"datePublished":"2022-12-01T07:21:53+00:00","dateModified":"2023-02-28T02:39:29+00:00","author":{"@id":""},"description":"Pendidikan Profesi Ners baru bisa diambil setelah menyelesaikan studi S1 Keperawatan selama 4 tahun. Lalu, apakah S1 Keperawatan harus Ners?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/2022\/12\/01\/haruskah-s1-keperawatan-lanjutkan-pendidikan-profesi-ners\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Haruskah S1 Keperawatan Lanjutkan Pendidikan Profesi Ners?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/","name":"Institut Ilmu Kesehatan Bhakti WIyata","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"","url":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/author\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/690"}],"collection":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=690"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/690\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":975,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/690\/revisions\/975"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/iik.ac.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}