PT. Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) menyelenggarakan acara rutin tahunan, yakni Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang ke-10 pada tahun 2019 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut IIK Bhakti Wiyata Kediri, mulai hari ini hingga Sabtu mendatang 16 November 2019.
Pada BKGN yang ketiga kalinya di RSGM IIK BW ini, masyarakat Kota Kediri dapat memeriksakan gigi dan mulut secara gratis di RSGM IIK BW. Dalam pelaksanaanya turut hadir Rektor IIK BW yakni Bapak Prof. Dr. Mochammad Zainuddin, Apt., Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri yakni Bapak dr. Fauzan Adzima, MMRS, Ketua PDGI Cabang Kediri Bapak, yakni Bapak drg. Sjaiful Achirudin, dan perwakilan Unilever, yakni Bapak Iksan Zahid, S.Ikom.
Dalam sambutannya, Rektor IIK BW menyampaikan bahwa program BKGN ini selaras dengan budaya PLUS IIK BW yakni Prima dalam Layanan. ”Tujuan dilaksanakannya BKGN di IIK BW ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Kami sangat mendukung acara seperti ini karena selaras dengan budaya PLUS di IIK BW:Prima dalam Layanan, kami juga berharap kehadiran IIK BW di Kota Kediri mampu menjadi bagian tak terpisahkan dalam proses pelayanan, penelitian, pendidikan kesehatan bagi masyarakat di Kota Kediri,” ujarnya.
Sementara itu perwakilan PT. Unilever yakni Bapak Ikhsan Zahid, S.Ikom menambahkan dalam sambutannya bahwa BKGN 2019 yang digelar di RSGM IIK BW ini merupakan satu dari 24 kampus di Indonesia yang melaksanakan BKGN bersama PT.Unilever. “Di tahun 2019, kami menargetkan dapat melayani 64.000 masyarakat yang ingin memeriksakan giginya, dan untuk wilayah Kediri masyarakat dapat datang ke RSGM IIK BW.” tambahnya.
Tahun ini konsep BKGN dikemas sedikit berbeda dengan tahun lalu. Perbedaan ini nampak dengan adanya launchingKampung Senyum yang melibatkan kerjasama antara FKG IIK BW dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri untuk meningkatkan akses dan mutu masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang ada di Kota Kediri. Bentuk kerjasama tersebut dengan melakukan pemeriksaan gigi gratis kepada 400 rumah yang ada di tiga kelurahan yang ada di Kota Kediri yakni kelurahan Pocanan di Kecamatan Kota, kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto serta kelurahan Ngletih Kecamatan Pesantren.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adzima, MMRS mengatakan dalam sambutannya bahwa kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut di wilayah Kota Kediri masih rendah. “Terdapat 92% anak usia 5 tahun di Kota Kediri giginya berlubang. Sedangkan jika merujuk data profil kesehatan Kota Kediri, karies menjadi 10 besar penyakit terbanyak yang diderita warga Kota Kediri.” Imbuhnya.
Acara yang diberi tema “Indonesia Tersenyum: “Wujudkan Masyarakat Kota Kediri Bebas Caries” ini diharapkan mampu melayani 1000 pasien lebih hingga hari ketiga pelaksanaan BKGN 2019 di RSGM IIK BW. Masyarakat Kota Kediri akan mendapatkan perawatan seperti, penambalan gigi sederhana, pencabutan gigi, pembersihan karang gigi, dll. Semoga dengan adanya acara ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kediri yang ingin memeriksakan kesehatan giginya. Senyum Sehat, Senyum Indonesia.