Mewabahnya pandemi COVID-19 mengakibatkan mahasiswa sedang sibuk penelitian ataupun mempersiapkan sidang skripsi menjadi sedikit terhambat.
Untuk menyiasati hal itu sivitas akademika IIK Bhakti Wiyata telah menyiapkan terobosan guna mengatasi kendala tersebut yakni dengan melaksanakan sidang secara (daring) atau secara online selama masa perpanjangan status keadaan darurat virus corona di Indonesia.
Putri Lurinsa Dahlia Landau, mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat melaksanakan sidang skripsi daring (online) Sabtu, (20/06/ 2020). Mengangkat judul "Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kepuasan Pasien BPJS terhadap Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit", dengan dibimbing ketua prodi S1 Kesmas Reny Nugraheni,S.KM.,MM.,M.Kes. Dahlia panggilan akrabnya sukses menjalani sidang skripsinya.
Menurut Dahlia, untuk menyiasati waktu telekonferensi sidang skripsi pada Zoom mulai dari persiapan hingga penutupan dibutuhkan persiapan yang matang. Seperti memastikan koneksi lancar, latihan sebelum seminar hingga materi yang ia harus kuasai.
“Alhamdulillah sidang skripsi online ini berjalan lancar dan aku dinyatakan lulus” ungkapnya
Persiapan sidang daring hampir sama dengan sidang offline. Dahlia menjelaskan, letak perbedaannya adalah semua serba daring termasuk administrasi. Meski dilakukan secara daring, aktivitas sidang tetap mengutamakan tata tertib. Mahasiswa tetap berpakaian rapi hitam putih dan menggunakan jas almamater saat menjalani sidang.
“Sebenarnya kalau dibandingkan, pastinya lebih nyaman bertatap muka langsung. Sebab jika semua dilakukan via online agak lebih repot. Namun ketegangan saat sidang agak berkurang tempatnya kita yang tentukan,” ungkapnya.
Meski demikian Dahlia mengungkapkan, ia jadi punya pengalaman tersendiri karena pernah merasakan sidang secara daring. Kelemahannya adalah aplikasi yang digunakan bergantung sepenuhnya pada koneksi internet. Hal itu bisa memengaruhi kualitas video dan audio sehingga kemungkinan menghambat jalannya sidang.
Kuliah Kesehatan? IIK BW Tempatnya!