Dosen Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakta, Dr. Maria Magdalena Riyaniarti Estri W, M.Pd., M.Si., berhasil memperoleh Pendanaan Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 11 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Tahun 2026. Pendanaan tersebut diperoleh melalui penelitian berjudul "Pengembangan Nanoemulsi Ekstrak Tempe Kacang Kedelai untuk Terapi Kanker Payudara dan Pencegahan Osteoporosis." Penelitian ini menjadi bagian dari upaya pengembangan riset inovatif di bidang kesehatan dengan memanfaatkan potensi bahan pangan lokal dan teknologi nano.
Melalui penelitian tersebut, pengembangan nanoemulsi ekstrak tempe kacang kedelai diarahkan untuk mengkaji potensinya dalam mendukung terapi kanker payudara sekaligus pencegahan osteoporosis. Topik penelitian ini memiliki relevansi dengan tantangan kesehatan yang membutuhkan pendekatan inovatif serta pengembangan alternatif berbasis bahan alam. Keberhasilan memperoleh pendanaan RIIM Kompetisi Gelombang 11 menjadi salah satu pencapaian penting bagi IIK Bhakta dalam memperkuat kegiatan penelitian dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi. Pendanaan kompetitif dari BRIN tersebut juga menjadi dorongan bagi dosen untuk menghasilkan penelitian yang memiliki kualitas akademik sekaligus potensi manfaat bagi masyarakat.
Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat menghasilkan temuan ilmiah yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan. Selain itu, hasil penelitian berpotensi menjadi dasar bagi pengembangan inovasi lebih lanjut, khususnya terkait pemanfaatan ekstrak tempe kacang kedelai dalam bidang kesehatan. Capaian ini turut memperlihatkan peran dosen IIK Bhakta dalam mendorong pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian. Penguatan riset yang berkelanjutan menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik yang produktif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
IIK Bhakta berharap pelaksanaan penelitian dapat berjalan secara optimal dan menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kesehatan masyarakat. Hasil riset tersebut juga diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi IIK Bhakta dalam mendukung kemajuan penelitian dan inovasi kesehatan di Indonesia. Prestasi Dr. Maria Magdalena Riyaniarti Estri W, M.Pd., M.Si. menjadi dorongan bagi sivitas akademika IIK Bhakta untuk terus mengembangkan penelitian yang inovatif, berkualitas, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.