Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) resmi menambah fakultas baru, yaitu Fakultas Kedokteran (FK), setelah menerima Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 1090/B/O/2025. Selanjutnya, berlangsung pembinaan FK oleh Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur berlangsung pada Rabu (17/12/2025). Ini menjadi tonggak sejarah penting dalam pengembangan pendidikan kedokteran di lingkungan IIK Bhakta.
Kegiatan pembinaan ini dilakukan secara resmi oleh Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M dan dihadiri langsung oleh pimpinan IIK Bhakta, yaitu Ketua Pelaksana Yayasan IIK Bhakti Wiyata dr. David Raditya Soehartono, B.Comm., M.B.A., Rektor IIK Bhakta Prof. Dr. apt. Muhamad Zainuddin, Dekan FK IIK Bhakta dr. Nita Damayanti, Sp.KFR ,AIFO-K , CHt® serta para stakeholder IIK Bhakti Wiyata lainnya. Momen ini menandai berakhirnya proses panjang pendirian Fakultas Kedokteran IIK Bhakta yang telah melalui berbagai tahapan penilaian, verifikasi, dan evaluasi sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi.
Dokter David dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur atas kepercayaan dan pendampingan yang telah diberikan. Dia menegaskan bahwa terbitnya SK Fakultas Kedokteran merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen mutu.
"Dengan dibukanya Fakultas Kedokteran ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi IIK Bhakta, tetapi juga tanggung jawab besar untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang unggul, beretika, dan berorientasi pada pengabdian masyarakat. Pendirian FK ini sudah menjadi cita-cita IIK Bhakta sejak lama untuk memenuhi kebutuhan dokter di Indonesia." ujar dr David.
Prof Zainuddin menerangkan bahwa pembukaan FK ini memperkuat peran IIK Bhakta sebagai institut kesehatan terbesar dan terlengkap di Indonesia serta menjadi bukti komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan berdaya saing tinggi.
"Bhakta siap membuka FK untuk kebutuhan masyarakat daerah se-Karesidenan Kediri (Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Blitar, dan Nganjuk) dan seluruh penjuru Indonesia serta siap bersinergi membangun SDM Indonesia melalui IIK Bhakta," terang Prof Zainuddin.
Sementara itu, Prof Dyah menyampaikan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran IIK Bhakta telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, baik dari aspek akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun tata kelola industri.
"LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur memberikan apresiasi kepada IIK Bhakta atas konsistensinya dalam mempersiapkan pendirian FK. Kami berharap FK IIK Bhakta dapat menghasilkan dokter-dokter yang bermutu dan profesional, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat," katanya.
Lebih lanjut, Prof Dyah menekankan bahwa kehadiran Fakultas Kedokteran IIK Bhakta dihadapkan dapat berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan dokter nasional, khususnya di wilayah Jawa Timur dan Indonesia bagian timur, serta memperkuat ekosistem pendidikan tinggi kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. Prof Dyah juga berharap IIK Bhakta dapat menyediakan beasiswa untuk putra-putri Indonesia yang membutuhkan.
Dengan telah diterimanya SK Fakultas Kedokteran, IIK Bhakta secara resmi dapat menyelenggarakan Fakultas Kedokteran dan melanjutkan tahapan berikutnya, termasuk persiapan akademik, penguatan kurikulum berbasis kompetensi, penyiapan dosen dan tenaga kependidikan, serta pengembangan jejaring rumah sakit pendidikan. Penerimaan mahasiswa baru TA 2026-2027 sudah dibuka juga secara online di www.pmb.iik.ac.id atau offline dengan datang ke Kantor Pendaftaran di Jalan K.H Wachid Hasyim No 65, Kediri, Jawa Timur.
Pendirian Fakultas Kedokteran ini sekaligus memperkuat posisi IIK Bhakta sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang komprehensif. Kehadiran fakultas baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi strategis bagi peningkatan mutu pendidikan dokter serta pemerataan layanan kesehatan di Indonesia.
Acara pembinaan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi strategis mengenai arah pengembangan Fakultas Kedokteran IIK Bhakta ke depan. Sistem pembelajaran mahasiswa FK IIK Bhakta nantinya dilakukan dengan pendekatan EMAS, yaitu Edukasi, Manajemen Nutrisi, Aktivitas Fisik, Pengelolaan Stres. Sehingga diharapkan lulusan FK IIK Bhakta dapat melihat pasien sebagai manusia lebih komprehensif dan holistik.