Miliki 25 Program Studi, IIK Bhakta Jadi Institut Kesehatan dengan Prodi Terbanyak di Indonesia.
Berdasarkan data PDDIKTI semester ganjil per Desember 2025, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) tercatat sebagai institut kesehatan dengan jumlah program studi terbanyak di Indonesia, yakni 25 program studi dari jenjang vokasi hingga magister.
IIK Bhakta juga telah meraih Akreditasi Unggul dari BAN-PT dan masuk dalam kelompok 4 persen perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Hingga kini, kampus telah meluluskan lebih dari 18.500 alumni yang berkiprah di berbagai sektor kesehatan dalam dan luar negeri dengan rata-rata waktu tunggu kerja kurang dari enam bulan setelah lulus.
Bangun Gedung Cipto Utomo dan RSGM Baru, IIK Bhakta Perkuat Mutu Pendidikan dan Layanan Kesehatan
IIK Bhakta terus memperkuat kualitas pendidikan dan layanan kesehatan melalui pembangunan Gedung Cipto Utomo serta gedung baru Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) IIK Bhakta.
Gedung Cipto Utomo yang terdiri dari empat lantai akan menunjang kegiatan akademik dan layanan mahasiswa dengan fasilitas yang lebih modern dan lengkap.
Sementara itu, RSGM IIK Bhakta juga dibangun empat lantai dengan berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari IGD 24 jam, rawat jalan, rawat inap, kamar operasi, hingga layanan radiologi, laboratorium klinik, dan farmasi.
IIK Bhakta Targetkan Sebelas Program Studi Raih Akreditasi Unggul
Setelah meraih Akreditasi Unggul institusi dan sejumlah program studi, IIK Bhakta menargetkan sebelas program studi lainnya menyusul dalam satu hingga dua tahun ke depan. Program studi tersebut meliputi:
S2 Kesehatan Masyarakat
Profesi Dokter Gigi
Profesi Apoteker
S1 Pendidikan Dokter Gigi
S1 Psikologi
S1 Farmasi
D4 Teknologi Laboratorium Medis
D3 Farmasi
D3 Teknologi Laboratorium Medis
D3 Fisioterapi
D3 Teknik Gigi.
Menurut apt. Ninis Yuliati, S.Si., M.Kes., Wakil Rektor Bidang Akademik, sejumlah program studi IIK Bhakta telah memenuhi seluruh standar Akreditasi Unggul dan saat ini tinggal menunggu tahapan visitasi serta penetapan dari lembaga akreditasi.