Program hibah penelitian dari Ditjen Risbang Kemdiktisaintek untuk Tahun Anggaran 2026 mendapat perhatian besar dari para dosen. Untuk dapat bersaing, setiap proposal harus memenuhi Standar Nasional Penelitian sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2025. Selain itu, proposal harus mengikuti format penulisan yang benar dan selaras dengan roadmap penelitian institusi.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas tersebut, IIK Bhakta melalui LPPM menyelenggarakan Coaching Clinic Penulisan Proposal Penelitian Klaster Utama. Kegiatan ini bertujuan membantu dosen menghasilkan proposal yang lebih baik, relevan, dan kompetitif. Program ini juga mendukung pencapaian CKNK 27 dan 35 terkait peningkatan jumlah penelitian yang didanai pemerintah.
Acara dilaksanakan pada Rabu, 19 November 2025, bertempat di Ruang Bumi, Lantai 6, Gedung Adipadma IIK Bhakta. Peserta terdiri dari dosen eligible, dosen lektor dengan skor SINTA di atas 300, calon anggota tim proposal penelitian, serta dosen S2 dengan NIDN dari berbagai fakultas.
Tujuan utama kegiatan ini meliputi peningkatan mutu proposal, peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan, serta peningkatan kemampuan dosen dalam menyusun proposal sesuai standar. Output kegiatan berupa proposal yang siap diajukan dalam Program Riset Prioritas 2026. Outcome yang diharapkan adalah meningkatnya kesesuaian topik penelitian dengan roadmap institusi dan meningkatnya kualitas luaran penelitian.
Metode yang digunakan antara lain presentasi, diskusi, dan praktik langsung. Materi disampaikan oleh narasumber berpengalaman, Prof. Ferry Efendi, S.Kep.Ns., MSc., PhD, dari Universitas Airlangga, sekaligus Ketua LPJPHKI.
Melalui kegiatan ini, IIK Bhakta berharap dosen semakin siap bersaing dalam pendanaan eksternal dan mampu menghasilkan penelitian yang berdampak bagi institusi dan masyarakat.