Capping day adalah salah satu acara seremonial dalam dunia keperawatan dan kebidanan bagi mahasiswi yang masih menempuh pendidikan. Dalam seremonial ini seluruh mahasiswi kebidanan dan keperawatan dipasangkan pin dan kap sebagai lambang identitas dari profesi mereka. Pin ini berfungsi sebagai tanda pengenal institusi dari mana dia berasal sedangkan Kap adalah penutup kepala yang termasuk bagian dari seragam bidan maupun perawat dan dipakai sejak awal menjalani profesi sebagai bidan atau perawat. Bagi mahasiswi kebidanan, kap hanya digunakan oleh wanita dan dipasang sebelum mereka memulai praktik klinik dirumah sakit. Asal mula kap atau penutup kepala ini dimulai sejak abad ke-19 yang bertujuan untuk mengontrol rambut panjang para perawat di masa itu karena pada masa itu, wanita tidak diperbolehkan berambut pendek.
Penggunaan semua atribut ini tak luput dari perjuangan seorang wanita yang bernama Florence Nightingale, yaitu seorang putri bangsawan dari Italia yang memiliki cita-cita sangat mulia untuk menolong sesama. Namun sayangnya, cita-cita tersebut tidak didukung oleh keluarganya, karena keluarganya menganggap pekerjaan ini tidak pantas dilakukan oleh putri bangsawan pada zamannya. Meskipun begitu, Florence tetap membulatkan tekadnya dan pada akhirnya ia mengabdikan hidupnya untuk melayani sesama menjadi seorang perawat. Tak hanya itu saja, ia juga mendirikan sekolah keperawatan dan kebidanan yang diberi nama “Florence Nightingale School of Nursing and Midwifery”. Sampai sekarang sekolah itu masih ada dan berada di kota London, Inggris.
Tidak terlepas dari sejarah itu, IIK Bhakti Wiyata sebagai institut kesehatan pertama di Indonesia juga telah selesai menggelar acara “Capping Day” bagi mahasiswi prodi D3 Kebidanan semester 2. Seremonial ini dipersiapkan sebelum mereka mengabdi di tengah masyarakat untuk menjalani kegiatan akademik Praktik Belajar Lapangan (PBL). Acara ini dilaksanakan pada tanggal 2 Agustus 2017, di Ruang Kartini IIK BW. Sebanyak 17 mahasiswi tampak khidmat menjalani prosesi ini hingga selesai. Acara diawali dengan tarian tradisional. Lalu dilanjutkan dengan pemasangan pin dan kap oleh oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Ibu dr.Hartati Tuna, M. Kes. dan perwakilan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Cabang Kota Kediri, yakni Ibu Suharti, S.S.T., M.Kes. kepada perwakilan mahasiswi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan janji mahasiswi kebidanan yang dibacakan oleh salah satu perwakilan mahasiswi. Usai acara pemasangan, dilanjutkan beberapa sambutan antara lain dari perwakilan RSUD Gambiran Kota Kediri dan Perwakilan dari Yayasan Bhakti Wiyata yakni Ibu Florence Nathania B. Eng (Hons)., M.M.,M.B.A.
Para orang tua mahasiwi juga turut hadir mendampingi putrinya, dan di akhir acara para mahasiswi memberikan bunga kepada masing-masing orang tua sebagai ucapan terima kasih. Tak lupa para mahasiswi ini juga menyanyikan beberapa lagu sebagai penutup acara. Semoga kegiatan praktik yang akan dijalani mahasiswi D3 Kebidanan dapat berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.