Sabtu, 10 April 2021 pukul 14:01 WIB, telah terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Malang. Gempa tersebut juga dirasakan di berbagai kota di Jawa Timur, termasuk di IIK Bhakti Wiyata Kota Kediri.
Said Prayogo, S.T selaku pengawas gedung mengatakan, gempa juga dirasakan di IIK Bhakti Wiyata. Namun dampak yang ditimbulkan tidak parah.
"Saat gempa terjadi, seluruh sivitas akademika IIK Bhakti Wiyata selamat tidak ada yang terluka" kata Said. Sesaat setelah gempa reda, Saya bersama teknisi mengecek kondisi Gedung Adipadma dan Graha yang hanya mengalami kerusakan ringan. Setelah dipastikan aman, dosen dan sivitas IIK Bhakti Wiyata kembali ke Gedung Adipadma untuk mengambil barang lalu pulang.
Saya juga ingin mengklarifikasi berita yang beredar bahwa Gedung IIK Bhakti Wiyata ditutup untuk perbaikan adalah tidak benar. Gedung Adipadma sampai hari ini aman, hanya lift di Non-aktifkan untuk sementara. Sementara untuk akses ke Gedung Adipadma menggunakan tangga manual. Terkait kerusakan gedung, kita pastikan tidak ada kerusakan struktur bangunan dan tergolong kategori kerusakan ringan non struktural, tidak diperlukan penutupan aktivitas untuk perbaikan.
"Tidak ada indikasi kerusakan struktur bangunan, bangunan masih kokoh dan kuat, kaca semua masih utuh, plat lantai, balok, balok anak dan keramik juga tetap utuh dan kuat. Kerusakan retak rambut hanya pada sambungan-sambungan antara pas dinding dengan struktur di lantai 1, selebihnya hanya granit lift yang terlepas" Jelas Said.
Sementara itu aktivitas perkuliahan blended learning di IIK Bhakti Wiyata tetap berjalan seperti biasa. "Kegiatan tetap berjalan seperti biasanya", imbuh Said. Aktivitas pendaftaran tetap buka dan seluruh sivitas IIK Bhakti Wiyata tetap bekerja seperti biasa. Terkait perbaikan di bagian gedung yang yang mengalami kerusakan sedang dilakukan verifikasi untuk perbaikan. "Segera kita perbaiki bagian yang mengalami kerusakan, kami tegaskan tidak ada penutupan aktivitas perkuliahan. Gedung Adipadma telah dirancang tahan gempa, sehingga tak ada kerusakan berarti di kampus kami”, tegas Said.