Merebaknya pandemi COVID-19 di Indonesia selain berdampak terhadap perekonomian, pendidikan, sosial masyarakat, juga berdampak terhadap kesehatan salah satunya yaitu berdampak pada pelayanan kesehatan reproduksi perempuan. Pelayanan kesehatan reproduksi bagi perempuan adalah bentuk keharusan atau tidak bisa ditunda. Adapun pelayanan itu di antaranya pelayanan pada Ibu hamil, bersalin, Nifas dan KB.
Hal itu mendorong Himpunan Mahasiswa D3 Kebidanan (Hima Bidari IIK BW) untuk menggelar webinar nasional secara daring melalui platform Zoom dan Youtube IIK Bhakti Wiyata, Selasa (18/08/2020). Mengangkat tema "Tren Masa Depan dalam Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan" webinar ini sukses diikuti hampir 1500 peserta dari seluruh Indonesia. Hj.Lestari, S.ST.,S.H.,M.Kes selaku narasumber menjelaskan bagaimana peran bidan di masa pandemi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan saat bekerja.
Narasumber menjelaskan beberapa hal yang harus didapatkan bumil seperti, mendapatkan perlakuan yang hormat dan bermartabat, harus ditemani saat melahirkan, mendapatkan informasi yang jelas mengenai kehamilan atau proses persalinan dari dokter atau bidan yang merawatnya, mendapatkan pengobatan yang sesuai kebutuhannya, Mendapatkan rujukan jika diperlukan hingga menentukan pilihan terkait kehamilannya.
Sementara itu narasumber dari IIK BW, Dian Kumalasari, S.ST.,M.PH menjelaskan peran mahasiswa kebidanan di era adaptasi kebiasaan baru. Harapan terselenggaranya acara ini peserta mendapatkan pengetahuan mengenai langkah langkah yang harus dilakukan oleh seorang bidan saat menangani pasien di masa pandemi COVID-19.