Manakah yang Benar, Ivermectin untuk Hewan atau Manusia?
Pendaftaran Online IIK Bhakta Login Pendaftaran Online IIK Bhakta Konsultasi Online IIK Bhakta
 
 

Manakah yang Benar, Ivermectin untuk Hewan atau Manusia?

4 Aug 2021 16:50 by Rizki Aprilia


Previous Next
 

Waspada! Akhir-akhir ini, Ivermectin menjadi perbincangan publik karena dipercaya dapat mengatasi Covid-19. Obat yang dikenal dengan obat cacing ini sudah digunakan selama 40 tahun lebih oleh 4 miliar manusia di seluruh dunia sebagai antiparasitik.

Ivermectin yang asalnya adalah obat untuk hewan ini tidak boleh sembarangan digunakan. Obat ini harus menggunakan resep dokter dan tidak boleh dijual secara bebas. Sejak beredarnya surat edaran BPOM yang mencantumkan Ivermectin sebagai salah satu obat penanganan Covid-19, seketika penggunaan Ivermectin menjadi viral! Tahukah kalian apa sebenarnya Ivermectin itu?

Secara definisi, Ivermectin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit yang disebabkan karena infeksi parasit pada manusia dan hewan. Misalnya, infeksi cacing, kutu kepala, kudis, onchocerciasis, strongyloidiasis, trichuriasis, ascariasis, dan filariasis limfatik.

Obat ini bekerja dengan cara melumpuhkan dan membunuh larva cacing yang ada di dalam tubuh. Selain itu, Ivermectin juga dapat menekan produksi mikrofilaria, sehingga jumlah cacing yang menginfeksi tubuh akan berkurang.

Lalu, berkat efek anti radang yang dimiliki obat ini dipercaya dapat digunakan untuk menghambat protein khusus yang diperlukan virus untuk menyerang tubuh. Serta diyakini dapat menyelamatkan mereka dari keganasan Covid-19 dan mutasinya.

Dipercaya cukup efektif sebagai obat terapi Covid-19, Ivermectin akan diproduksi oleh PT. Indofarma Tbk dalam skala besar, yakni 4 juta butir per bulannya. Selain itu, harga yang ditetapkan juga ramah di kantong, yakni berkisar antara Rp 5.000 sampai dengan Rp 7.000 per tablet.

Sebuah penelitian terbaru oleh tim dari Monash University dan University of Melbourne, Australia, mengatakan bahwa Ivermectin berpotensi dapat membunuh virus corona. Menurut penelitian tersebut, obat ini memiliki efek antiviral yang berhasil mengurangi angka perkembangan virus sebanyak 99,8% dalam waktu 48 jam. Selain itu, Ivermectin juga berperan sebagai anti-inflamasi dan dapat mencegah produksi sitokin dan mediator inflamasi. Namun, penggunaan Ivermectin di Indonesia masih diperlukan uji klinis dan belum diperbolehkan beredar luas.

Salah satu dosen Farmasi IIK Bhakta, apt. Anang Setyo Wiyono, M.Farm. menjelaskan dengan rinci asal mula penemuan ivermectin, kegunaan, dan efeknya jika dikonsumsi. Anda dapat menonton lengkap video penjelasan tentang Ivermectin dengan klik tautan Bhakta Spot berikut: https://www.instagram.com/tv/CR3EHVqlGEn/

Jangan lupa share kepada kerabat, saudara, dan teman yang membutuhkan informasi terkait Ivermectin.

Simak fakta dan informasi menarik seputar kesehatan di youtube channel IIK Bhakti Wiyata. Salam sehat!

 
©   IIK BHAKTI WIYATA