Pendaftaran Jalur Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Profesi Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Khusus Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Alih Jenjang Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program RPL Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Jalur Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Profesi Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Khusus Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Alih Jenjang Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program RPL Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Telah dibuka Program Kelas Karyawan (Kategori RPL, Progsus dan Alih Jenjang) TA 2024-2025Info Selengkapnya
Ngidam adalah fenomena wajar yang dialami oleh setiap ibu hamil. Jenis ngidamnya beragam. Ada yang ngidam makan makanan manis, ada juga ibu hamil yang ngidam makanan yang sebelumnya tidak disukai.
Meski hal wajar, namun ngidam dapat berdampak negatif. Terutama ngidam mengonsumsi makanan yang tak sehat. Tapi tenang saja. Hal itu dapat disiasati dengan baik.
Penyebab Ngidam
Aneh, namun ngidam termasuk hal unik yang dialami di tengah kehamilan. Lantas apa penyebab ngidam? Dosen D3 Kebidanan IIK Bhakta Candra Dewinataningtyas SST MKeb menjelaskan kehamilan menimbulkan perubahan hormon pada tubuh ibu. Saat terjadi perubahan hormon itulah, seringkali muncul morning sickness. Yaitu, perasaan atau rasa mual hingga muntah yang sering terjadi saat pagi hari. “Inilah yang dapat menimbulkan ngidam,” kata dosen yang akrab disapa Candra itu.
Selain itu, lanjut Candra, ngidam juga dapat diakibatkan karena adanya peningkatan POE (Peptida Opiod Endogen). Yaitu semacam molekul yang diproduksi oleh otak manusia. Ini berkaitan erat menimbulkan peningkatan kesenangan pada manusia. “Saat POE meningkat, biasanya beta endorfin ikut meningkat. Ini memicu ibu hamil ingin memakan makanan yang memuaskannya,” terang Candra.
Ada beberapa makanan yang seringkali diinginkan oleh ibu hamil saat ngidam. Antara lain bakso pedas, rujak pedas, buah mangga yang asam, es krim, cokelat, minuman bersoda, bahkan ada pula ibu hamil yang ngidam menguyah es batu.
Menguyah es batu dipercaya memiliki dampak positif, seperti mengurangi stres dan morning sickness, serta memperkecil peluang terjadi heartburn. Kondisi heartburn adalah sensasi perih dan panas seperti terbakar di dada. Heartburn sebenarnya normal terjadi. Namun, jika berlebihan, maka dapat menganggu kehamilan.
Tips Asupan Makanan Saat Mengidam
Ngidam memang tidak bisa kendalikan. Kalau tidak dituruti, seringkali berdampak pada emosi dan hormon tubuh ibu hamil. Hanya saja, seringkali ibu hamil ngidam makan makanan yang kurang bergizi bahkan dapat berdampak buruk bagi kesehatan janin.
Agar hal tersebut tidak terjadi, ibu hamil dapat menyiasati dengan mengonsumsi makan makanan bergizi namun tetap sesuai dengan ngidamnya. “Sebenarnya ibu hamil boleh makan makanan apapun yang diinginkan atau yang diidamkan. Asalkan tidak boleh hanya makan makanan itu-itu saja,” tegas Candra. Artinya ibu hamil diwajibkan makan makanan bergizi yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, kalsium, dan asam folat. Jangan lupa juga untuk minum cukup yaitu minum air putih 10 gelas per hari.
Candra memberikan contoh makanan bergizi namun tetap dapat memenuhi kebutuhan ngidam, antara lain sebagai berikut.
Selanjutnya, Candra menegaskan ibu hamil sebaiknya menghindari makan makanan mentah atau tidak matang sempurna, seperti daging, ikan, telur, dan kerang. Selain itu, ngidam juga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh ibu hamil.
Misalnya, saat hamil, ibu memiliki penyakit diabetes. Maka ibu hamil dianjurkan untuk menghindari makanan dengan kadar gula tinggi. Apabila ibu hamil sedang hipertensi, maka disarankan untuk mengurangi makanan tinggi lemak dan tinggi garam.
Pola makan ibu hamil berpengaruh besar terhadap pertumbuhan janin. Oleh sebab itu, penting bagi ibu hamil mengontrol asupan makanan. Boleh saja ngidam, asalkan diimbangi dengan makanan bergizi. Ulasan ini juga dapat ditonton di official channel Youtube IIK Bhakta.
| 1. | Serunya Berbagi Pikiran Tentang Makanan Sehat Versi Chef Olivia Tommy dan Keunikan S1 Gizi IIK Bhakta |
| 2. | Ibu Muda Wajib Nonton! Merawat Bayi Baru Lahir! |
| 3. | Nasi VS Porang? Porang Menang Telak! |