Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri merupakan salah satu prodi baru yang dikembangkan sesuai dengan Renstra IIK BW Kediri. Prodi S1 ARS IIK BW Kediri beroperasi berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 38/KPT/I/2019 tentang izin Pembukaan Program Studi Administrasi Rumah Sakit Program Sarjana pada Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata di Kota Kediri yang Diselenggarakan oleh Yayasan Bhakti Wiyata tanggal 1 Februari 2019. Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri terakreditasi Baik yang dikeluarkan dengan nomor surat 1139/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/20022.
Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK BW) Kediri menghasilkan tenaga kesehatan yang siap bekerja dalam pelayanan administrasi perumahsakitan. Lulusan telah dibekali oleh pembelajaran yang mendukung kinerja untuk peningkatan mutu perumahsakitan. Kurikulum S1 Administrasi Rumah Sakit dengan level KKNI yang dirumuskan dengan mata kuliah wajib institusi dan mata kuliah nasional serta mata kuliah unggulan. Lulusan S1 Administrasi Rumah Sakit juga mengikuti kegiatan kuliah lapangan hal ini diwujudkan dengan mengikuti Praktek kerja lapangan (PKL) di Rumah sakit yang menjadi lahan praktik institusi dengan harapan dapat menambah ilmu pengetahuan yang nantinya mempersiapkan lulusan menjadi lulusan yang siap bekerja.
Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit (ARS) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata (IIK Bhakta) Kediri telah meluluskan mahasiswa tepat waktu sehingga ini menjadi nilai PLUS yang nantinya bisa bahan pertimbangan dunia kerja untuk dapat merekrut lulusan S1 Administrasi Rumah Sakit. Dengan kelebihan ini dapat menjadi bukti nyata bahwa S1 Administrasi Rumah Sakit dapat bersaing dalam menciptakan Sumber Daya Manusia di dunia kerja.
drg. Sahat Manampin Siahaan, MMRS
lebih pengalaman mencetak tenaga ahli kesehatan
Kerjasama Nasional & Internasional
Vision
To become a leading Hospital Administration Study Program in ASEAN in the quality management of the Tridharma of Higher Education in the field of hospital administration, particularly in Quality Management.
Mission
To produce professional and accountable hospital administration graduates through competitive academic education at the ASEAN level.
To produce high-quality research in developing innovative science and technology in the field of quality management, based on the utilization of national resources and cultural values, to support the advancement of education and community service.
To deliver high-quality community service based on expertise in quality management to empower communities and improve their quality of life and public health.
To establish institutional governance towards modern, efficient, and effective management oriented toward goal achievement, based on a quality assurance system and integrated management information system, while upholding the PLUS culture (Prime in service, Noble in character, Excellent in performance, and Prosperous in collective life).
Dengan penguasaan praktik sebanyak 60% dan 40% teori, mahasiswa dibekali keterampilan penting tiap semesternya.
Competency
1. Ability to identify planning, organizing, running, controlling and evaluating.
2. The ability to record and report.
3. The ability to carry out human resource management activities.
4. Ability to demonstrate advocacy and communication skills to deal with consumer behavior.
5. Ability to calculate and analyze financing and utilize metrics.
6. Ability to operate an integrated management information system.
7. Ability to identify the flows of health service system.
8. Ability to identify infectious disease control and patient safety.
9. Ability to perform effective teamwork within the organization.
10. Ability to use quality assessment instruments and conduct self-assessment.
11. The ability to collect and process data into information.
IIK Bhakta telah meluluskan 17.500 lebih alumni profesional untuk kemajuan kesehatan di Indonesia. Ribuan alumni telah tersebar ke pelosok negeri agar pelayanan kesehatan dapat secara merata terjangkau.