Setelah kuliah Jurusan D3 Farmasi, apakah bisa langsung bekerja? Pertanyaan yang selalu muncul ketika hendak memilih Jurusan D3 Farmasi. Jawabannya, ya kalian bisa langsung bekerja setelah dinyatakan lulus kuliah Jurusan D3 Farmasi. Hanya saja, kalian tidak bisa langsung menjadi apoteker.
Ada tahapan yang perlu dilalui untuk menjadi apoteker. Setelah lulus D3 Farmasi, kalian harus melanjutkan ke jenjang S1 Farmasi. Ternyata tidak cukup berhenti di situ saja, kalian perlu menyelesaikan studi selanjutnya. Apa itu? Yuk simak ulasan detailnya berikut ini.
Melanjutkan Ke Jenjang S1 Farmasi
Pendidikan Jurusan D3 Farmasi ditempuh dalam waktu 3 tahun dengan 116 SKS. Alasan utama memilih jenjang D3 Farmasi adalah durasi studi lebih singkat dibandingkan sarjana, yang memerlukan waktu 4 tahun. Tepat bagi kalian yang ingin cepat bekerja. Selain itu, materi kuliah lebih banyak mengarah ke praktik dibandingkan teori juga menjadi alasan menentukan pilihan ke D3 Farmasi.
Setelah lulus kuliah Jurusan D3 Farmasi, kalian dapat langsung bekerja di berbagai tempat, antara lain apotek, rumah sakit, puskesmas, dan industri farmasi. Tetap bisa kerja di apotek, namun tidak bisa menjadi apoteker. Sebab, untuk menjadi apoteker, lulusan D3 Farmasi harus melanjutkan studi ke jenjang S1 Farmasi.
Melanjutkan di sini bukan berarti mengulang studi dari awal, melainkan kalian bisa mengikuti program alih jenjang. Di IIK Bhakti Wiyata (IIK Bhakta), lulusan Jurusan D3 Farmasi dapat melanjutkan studi ke S1 Farmasi dengan mengikuti program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau)/ Alih Jenjang.
Studi Program RPL S1 Farmasi membutuhkan waktu kuliah 1-2 tahun. Lamanya kuliah itu tergantung dari hasil konversi pendidikan formal dan non formal pada tahap sebelumnya.
Baca Juga
Setelah S1 Farmasi, Lanjut Pendidikan Profesi Apoteker
Program Pendidikan Profesi Apoteker merupakan pendidikan profesi setelah lulus program sarjana farmasi (S1 Farmasi). Ini ditempuh untuk memperoleh keahlian dengan sebutan Apoteker/Farmasis.
Waktu tempuh kuliah Pendidikan Profesi Apoteker lebih pendek dibandingkan jenjang pendidikan sebelumnya. Yaitu, durasi 1 tahun dengan total 34 SKS. Nah, setelah lulus dari Pendidikan Profesi Apoteker ini barulah kalian menyandang gelar Apoteker (Apt).
IIK Bhakta juga memiliki Program Pendidikan Profesi Apoteker. Jadi kalian tidak perlu repot-repot lagi mencari kampus untuk melanjutkan Pendidikan Profesi Apoteker setelah lulus S1 Farmasi. Tujuan Program Profesi Apoteker IIK Bhakta adalah menghasilkan apoteker yang profesional, kreatif, dan kompeten serta mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional. Tujuan itu dicapai dengan melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran secara teori dan praktek kerja profesi di apotek, rumah sakit, industri farmasi, dan instansi pemerintah.
Pekerjaan Apoteker, Apa Saja?
Ini dia yang penting diketahui. Pekerjaan apoteker ternyata tidak hanya di apotek saja. Namun, memiliki cakupan luas. Pekerjaan apoteker dibagi menjadi dua area, yaitu pelayanan dan industri. Area pelayanan umumnya meliputi apotek, rumah sakit, dan instansi pemerintahan. Sementara itu, area industri meliputi marketing, quality control/quality assurance, produksi, research and development, dan lainnya. Dalam industri, tidak terbatas pada industri obat saja, melainkan berpeluang ke industri kosmetik, alat kesehatan, retail pangan, dan lainnya.
Itulah tahapan pendidikan untuk menjadi seorang apoteker. Namun, bukan berarti, lulusan D3 Farmasi harus melanjutkan ke jenjang S1 Farmasi. Selain apoteker, masih ada banyak peluang kerja yang dapat diperoleh setelah lulus kuliah Jurusan D3 Farmasi. Ayo mulai langkahmu dengan studi D3 Farmasi di IIK Bhakta. Daftar sekarang juga!