Bagi kamu yang bercita-cita menjadi dokter gigi, penting banget untuk mengetahui seluk-beluk pendidikan yang harus ditempuh. Profesi dokter gigi tidak hanya membutuhkan ketelitian dan skill medis, namun juga waktu yang cukup panjang untuk menempuh pendidikannya. Nah, berapa lama kuliah dokter gigi? Jawabannya tidak sesederhana itu, karena ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum kamu bisa menyandang gelar dokter gigi (drg).
Tahapan Kuliah Dokter Gigi di Indonesia
Pendidikan dokter gigi di Indonesia secara umum terdiri dari dua fase besar, yaitu.
1. Pendidikan Akademik (Sarjana Kedokteran Gigi/ S.KG)
Fase ini berlangsung selama 3,5 hingga 4 tahun, tergantung kurikulum dan kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Pada tahap ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai teori dasar kedokteran umum dan kedokteran gigi, seperti.
- Anatomi dan fisiologi manusia
- Ilmu bahan dan alat kedokteran gigi
- Mikrobiologi dan patologi
- Farmakologi dasar
- Dasar-dasar ilmu konservasi gigi, prostodonsia, ortodonsia, hingga bedah mulut.
- Praktikum di laboratorium
Pada akhir fase akademik ini, mahasiswa akan meraih gelar S.KG (Sarjana Kedokteran Gigi). Namun, gelar ini belum cukup untuk membuka praktik sebagai dokter gigi.
2. Pendidikan Profesi (Koas Kedokteran Gigi)
Setelah lulus S1, mahasiswa wajib mengikuti pendidikan profesi selama 1,5 hingga 2 tahun. Tahap ini sering disebut koas (ko-asisten). Mahasiswa akan menjalani praktik klinis di rumah sakit gigi, klinik pendidikan, atau rumah sakit umum dengan pengawasan langsung dari dokter gigi pembimbing.
Beberapa bidang yang akan dijalani saat koas antara lain.
- Kedokteran gigi anak
- Konservasi gigi
- Periodonsia (perawatan gusi)
- Prostodonsia (gigi tiruan)
- Ortodonsia (kawat gigi)
- Bedah mulut
- Penyakit mulut dan sistemik
Di akhir masa profesi, mahasiswa harus mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (UKDGI) untuk mendapatkan sertifikasi nasional.
3. Total Lama Kuliah Dokter Gigi
Jadi, kalau ditotal secara umum:
- S1 Kedokteran Gigi: 3,5 – 4 tahun.
- Profesi Dokter Gigi: 1,5 – 2 tahun
- Total Durasi: sekitar 5-6 tahun
Namun, perlu diingat bahwa lama kuliah dokter gigi juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal berikut ini.
- Tingkat kesulitan akademik
- Ketersediaan kasus klinis saat koas
- Jadwal ujian nasional (UKDGI)
- Kelengkapan administrasi akademik
Baca Juga
4. Setelah Lulus, Apa Selanjutnya?
Lulus dari pendidikan profesi dan dinyatakan kompeten dalam UKDGI, kamu baru bisa menyandang gelar drg. (dokter gigi). Namun, belum bisa langsung praktik begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan, sebagai berikut.
- Mendaftar ke Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR).
- Mengurus Surat Izin Praktik (SIP) dari dinas kesehatan setempat.
- Menentukan lokasi praktik, bisa di puskesmas, klinik, rumah sakit, atau membuka praktik mandiri.
Beberapa dokter gigi juga memilih untuk melanjutkan pendidikan spesialis, seperti berikut ini.
- Ortodonsia (kawat gigi).
- Bedah Mulut.
- Prostodonsia.
- Periodonsia.
- Dan lainnya, yang dapat memakan waktu tambahan 3-4 tahun.

5. Apakah Worth It Kuliah Dokter Gigi?
Meskipun durasinya tidak singkat, menjadi dokter gigi adalah profesi yang stabil, terhormat, dan sangat dibutuhkan. Kamu bisa membangun karier di sektor publik maupun swasta, bahkan membuka praktik sendiri dengan potensi penghasilan yang menjanjikan.
Lama kuliah dokter gigi di Indonesia secara umum memakan waktu 5-6 tahun. Apakah kamu juga memiliki cita menjadi dokter gigi? Ayo mulai langkahmu dari kuliah S1 Kedokteran Gigi dan Pendidikan Profesi Dokter Gigi di IIK Bhakta. Daftar sekarang juga!