Pendaftaran Jalur Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Profesi Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Khusus Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Alih Jenjang Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program RPL Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Jalur Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Profesi Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Khusus Reguler 2 Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program Alih Jenjang Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Program RPL Gelombang 3 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Pendaftaran Magister Semester Gasal Gelombang 2 TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang
Telah dibuka Program Kelas Karyawan (Kategori RPL, Progsus dan Alih Jenjang) TA 2024-2025Info Selengkapnya
Menjadi orang tua baru memang sebuah harapan besar. Juga sekaligus menjadi tantangan. Bagaimana tidak? Orang tua wajib memberikan perawatan bayi secara baik dan benar. Tidak hanya orang tua baru saja, namun juga berlaku untuk semua ibu yang baru melahirkan bayi.
Namun tidak perlu khawatir lagi. Dosen D3 Kebidanan Fakultas Kesehatan IIK Bhakti Wiyata Umianita Risca Wulandari SST MPH, memberikan poin-poin yang perlu diperhatikan selama merawat bayi baru lahir. Apa saja? Berikut ulasannya.
1. Menyusui Secara Teratur
“Perlu diketahui bayi harus disusui sesering mungkin,” kata Umianita. Ibu harus menyusui bayi setiap 2 jam sekali. Kapasitas lambung bayi masih sangat kecil seukuran satu buah kelereng. Bertambah besar seukurang bola pingpong saat bayi berusia 1 minggu.
Sehingga bayi mudah lapar. Oleh sebab itu, Ibu harus memberikan ASI, makanan yang paling mudah dicerna oleh bayi baru lahir.
2. Cara Menjaga Kehangatan Bayi
Orang tua wajib memperhatikan suhu ruangan di sekitar bayi. Jangan terlalu dingin, jangan pula terlalu panas. Suhu ruangan yang terlalu dingin dapat menyebabkan hal fatal, seperti bayi kedinginan atau disebut dengan hipotermia.
Sebab itu, orang tua sebaiknya memakaikan baju lengan panjang kepada bayi. Juga bisa menggunakan bedong bayi. Namun, pemakaian bedong bayi harus diperhatikan dengan baik. “Jangan terlalu erat bedongnya agar bayi tidak kesulitan bernafas dan meningkatkan sindrom kematian mendadak,” terangnya.
3. Gumoh Yang Wajar
Gumoh adalah keluarnya cairan, susu, atau makanan yang baru ditelan. Seringkali ibu langsung merasa panik saat melihat buah hatinya gumoh. Terutama pengalaman sebagai ibu baru.
Sebenarnya, gumoh adalah hal wajar yang dialami oleh bayi. Terutama bayi di bawah 1 tahun. Sebab, katup antara lambung dan kerongkongan bayi belum berfungsi sempurna. Kondisi ini yang menyebabkan bayi gampang gumoh. Selain itu, gumoh juga dapat dipicu oleh pemberian ASI yang terlalu banyak dan tidak bisa disendawakan.
Gumoh menjadi hal yang tidak wajar apabila intensitasnya terlalu sering, yaitu lebih dari 7 kali per hari. Ditambah lagi bayi mengalami dehidrasi, yang ditandai dengan bayi malas menyusu, buang air kecil sedikit, dan tidak keluar air mata saat menangis. Jika sudah demikian, ibu sebaiknya membawa bayi ke dokter.
4. Intensitas BAB
Bayi akan sering mengalami BAB. Frekuensinya hingga 6-8 kali per hari bahkan lebih. Selama BAB, masih ada ampas, tidak ada darahnya, dan tidak ada tanda-tanda dehidrasi, maka orang tua tidak perlu khawatir. Sebaliknya, jika mengalami hal-hal tersebut, segeralah bawa ke dokter.
5. Bayi Menguning
Wajar apabila kulit bayi menguning selama 24 jam hingga 2 minggu pasca kelahiran. “Itu wajar atau fisiologis,” jelas Umianita. Saat itu terjadi, ibu hanya perlu sering memberikan ASI kepada buah hatinya. Selain itu, ibu dianjurkan untuk menjemur bayi selama 15-30 menit saat pagi hari sebelum pukul 9 pagi, dengan posisi tengkurap atau telanjang serta mata yang ditutup.
Orang tua perlu waspada apabila kuning pada bayi terjadi secara terus-menerus. Kondisi semakin parah dengan bayi yang mengalami lemas dan tidak mau menyusu. Kalau tanda-tanda itu sudah terjadi, jangan menunggu waktu untuk membawa bayi ke dokter. Sebab, kuning bayi menjadi tidak wajar atau mengarah ke patologis.
6. Perawatan Tali Pusar
Kebersihan tali pusar dan area sekitarnya perlu diperhatikan dengan baik. Ibu sebaiknya mengganti kasa pada tali pusar yang belum kering selepas mandi atau setiap kali basah. “Cukup ganti kasa yang kering,” jelasnya.
7. Imunisasi Rutin
Satu hal yang perlu diperhatikan oleh ibu dalam merawat bayi baru lahir adalah rutin imunisasi ke pusat layanan kesehatan terdekat. Imunisasi wajib diberikan kepada bayi untuk mencegah beberapa penyakit berbahaya.
Tidak sulit bukan menjadi seorang ibu baru? Dengan memperhatikan poin-poin dan tips pada ulasan di atas, ibu dapat menjaga kondisi kesehatan buah hati dengan baik. Ulasan detail juga dapat dilihat dalam official channel Youtube IIK Bhakta.
| 1. | Nasi VS Porang? Porang Menang Telak! |
| 2. | Serunya Berbagi Pikiran Tentang Makanan Sehat Versi Chef Olivia Tommy dan Keunikan S1 Gizi IIK Bhakta |
| 3. | Kenapa Ibu Hamil Ngidam? Ini Pantangannya |