Pendaftaran Jalur Reguler 3 Gelombang 3 (Sesi 5) TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Pendaftaran Jalur Khusus Reguler 3 Gelombang 3 (Sesi 5) TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Pendaftaran Jalur Alih Jenjang Reguler 3 Gelombang 3 (Sesi 5) TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Pendaftaran Program RPL Jalur Reguler 3 (Sesi 5) TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Perguruan Tinggi Terbaik No 2 Institut Swasta 2020

Pendaftaran

Info Pendaftaran

Tata Cara Daftar Formulir Pendaftaran Online Tata Cara Pembayaran Online Jadwal Pendaftaran Prodi Tepat Untukmu Info Biaya Pendidikan Info Beasiswa Program Kelas Karyawan

Info Kost, Transportasi & Biaya Hidup

Asrama Mahasiswa KOSy Kost Mahasiswa Transportasi Prediksi Biaya Hidup

Fakultas

Fakultas Farmasi

Pendidikan Profesi Apoteker S1 Farmasi D3 Farmasi D3 Teknologi Industri Farmasi dan Pangan

Fakultas Kesehatan

Pendidikan Profesi NERS Pendidikan Profesi Bidan S1 Keperawatan S1 Kebidanan S1 Gizi S1 Fisioterapi S1 Psikologi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok D3 Fisioterapi D3 Kebidanan

Fakultas Kedokteran

Pendidikan Profesi Dokter S1 Kedokteran

Fakultas Kedokteran Gigi

Pendidikan Profesi Dokter Gigi S1 Pendidikan Dokter Gigi D3 Teknik Gigi

Fakultas Teknologi dan Manajemen Kesehatan

S2 Kesehatan Masyarakat S1 Kesehatan Masyarakat S1 Administrasi Rumah Sakit D4 Teknologi Laboratorium Medis D3 Teknologi Laboratorium Medis D3 Rekam Medis & Informasi Kesehatan

Tentang IIK Bhakta

Profil IIK Bhakta

Sejarah & Perkembangan IIK Bhakta Sambutan Rektor Visi Misi Reputasi Rektor IIK Bhakta masa ke masa Prestasi Jajaran Pimpinan IIK Bhakta Dewan Penyantun IIK Bhakta Maskot Bhakta Filosofi Pendidikan

News & Events

Upcoming Event Latest News Announcement

Adipadma Library

Adipadma Library Repository Adipadma Library Online Catalog

Fasilitas & Peta Kampus

Fasilitas Kampus Peta Kampus IIK Bhakta Virtual Tour

Services Unit

Rumah Sakit Gigi & Mulut IIK Bhakta Pelayanan Kemahasiswaan & Alumni Pusat Bahasa PLTI (Pusat Layanan Tes Indonesia)

Other

Blog Lumina Kalender Akademik Bhakta Peduli Bhakta Shop Pusat Karir Bhakta

Kehidupan Kampus

Organisasi Mahasiswa DPM BEM HIMA UKM
MBKM

Search

Apa yang sedang kamu cari ?

Kenali Tubuhmu: Gemuk Belum Tentu Obesitas!

Pendaftaran Program RPL Jalur Reguler 3 (Sesi 5) TA 2026-2027 T.A. 2026 - 2027 Daftar Sekarang

Telah dibuka Program Kelas Karyawan (Kategori RPL, Progsus dan Alih Jenjang) TA 2024-2025Info Selengkapnya

 
 

Kenali Tubuhmu: Gemuk Belum Tentu Obesitas!

10 Aug 2023 16:54 by Rizki Aprilia


Previous Next
 

Gemuk (overweight) dan obesitas. Dua istilah ini sekilas sama, namun ternyata bermakna berbeda. Orang gemuk, belum tentu obesitas. Tapi orang obesitas, pasti gemuk. Bingung nggak? Yuk kita bahas lebih detail.

Angka obesitas di Indonesia dapat dikatakan masih tinggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sebanyak 21.8 persen penduduk dewasa Indonesia mengalami obesitas. Artinya, 1 di antara 5 orang, mengalami obesitas.

Apa Itu Obesitas?

Obesitas adalah masalah gizi berlebih. Lebih yang dimaksud tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh. Apa yang berlebih? Sumber karbohidrat dan sumber lemak yang masuk ke dalam tubuh secara berlebihan inilah disebut obesitas.

“Orang seringkali salah mengartikan obesitas dan gemuk. Padahal itu sama tapi beda,” jelas Kaprodi S1 Gizi IIK Bhakti Wiyata Nining Tyas Triatmaja, S.Gz., M.Si. Selanjutnya, obesitas dan gemuk sama-sama merupakan masalah gizi berlebih. Namun, lanjut Nining, orang obesitas itu pasti gemuk. Namun, orang gemuk belum tentu dikatakan obesitas.

Apakah Kita Sedang Obesitas?

Obesitas tidak bisa diukur secara kasat mata saja. Kita bisa mengetahui termasuk kategori obesitas atau tidaknya melalui nilai Body Mass Index (BMI). Yaitu indeks sederhana yang mengukur keseimbangan berat badan dan tinggi badan, dengan persamaan sebagai berikut.

BMI= Berat Badan / (Tinggi Badan x Tinggi Badan)

Satuan untuk berat badan adalah kilogram (kg) dan tinggi badan menggunakan meter (m). Contohnya, kamu memiliki bobot 57 kg dan tinggi badan 165 cm atau 1.65 m. Sehingga diperoleh BMI: 57/ (1.65 x 1.65) = 20.9.

Selanjutnya, kalian dapat mengetahui masuk dalam kategori obesitas atau tidak, berdasarkan skala berikut ini.

Nilai BMI

Kategori

<18.5

Kurus atau kurang berat badan

18.5 - 25

Normal

<25

Obesitas

 

Dari nilai hasil penghitungan kasus contoh, diperoleh BMI 20.9. Sehingga masuk dalam kategori normal. Nining menganjurkan pengukuran berat badan dilakukan pada pagi hari, setelah bangun tidur dan sebelum makan pagi. “Jangan sembarangan. Ada waktu yang tepat. Saat perut masih kosong,” katanya.

Selain indeks BMI, tolak ukur obesitas juga dapat dilihat dari ukuran lingkar perut. Perempuan dikatakan obesitas jika memiliki ukuran lingkar perut di atas 80 cm. Sementara untuk laki-laki, ukuran lingkar perut di atas 90 cm masuk kategori obesitas. Ini dinamakan obesitasl central. Obesitas jenis ini lebih berbahaya dibandingkan obesitas biasa. “Kita sering mengenalnya dengan perut buncit,” ungkap Nining.

Bahaya Obesitas

Obesitas dapat mengganggu kesehatan tubuh. Penimbunan lemak dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah. Jika sudah demikian, potensi muncul darah tinggi atau dikenal dengan hipertensi. “Kalau parah, bisa berujung jantung koroner atau stroke,” jelas Nining.

Tidak hanya itu saja, jumlah lemak yang telalu banyak dapat mengganggu fungsi insulin. Normalnya, insulin bertugas menyerap glukosa dalam makanan dan mengubahnya menjadi energi. Jika terlalu banyak lemak, insulin menjadi tidak sensitif. Kalau sudah begitu, kadar gula makin tinggi dan berpotensi menyebabkan diabetes. “Jadi obesitas itu nggak hanya mengganggu penampilan saja, tapi lebih menakutkan ke kesehatan tubuh,” katanya.

Apakah kalian sudah menghitung BMI masing-masing? Bagaimana hasilnya? Kalian dapat menonton ulasan ini di channel Official Youtube IIK Bhakti Wiyata.

 
icon e-brosur

Kirim e-Brosur

Ingin tahu detail info tiap prodi di IIK Bhakta dan info beasiswa? kami akan mengirimkan brosur lengkap untuk Anda!